Duduk Selama 6 Jam atau Lebih Buruk untuk Kesehatan, Lakukan 5 Jenis Peregangan Ini!

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 30 Januari 2022 | 18:28 WIB
Duduk Selama 6 Jam atau Lebih Buruk untuk Kesehatan, Lakukan 5 Jenis Peregangan Ini!
Ilustrasi duduk bekerja (pexels.com) / Anthony Shkraba

Suara.com - Orang yang sering duduk selama 6-7 jam karena belajar, bekerja atau alasan lainnya memiliki risiko kesehatan yang sama seriusnya dengan perokok.

Duduk terlalu lama ini tidak hanya berdampak pada postur tubuh, tetapi juga menyebabkan akumulasi lemak visceral.

Sehingga meregangkan otot-otot pergelangan tangan Anda, membuat pantat Anda mati rasa dan meningkatkan nyeri punggung akibat kelamaan duduk.

Anda mungkin tidak menyadari bagaimana duduk memengaruhi kesehatan Anda, terlebih gejalanya muncul perlahan.

Meskipun tidak ada pilihan untuk melarikan diri dari bahaya duduk terlalu lama di depan komputer, Anda bisa menurunkan risiko kesehatan dengan berdiri selama 5 menit setiap 30 menit dan melakukan beberapa latihan sederhana untuk melenturkan otot Anda.

Ilustrasi duduk bekerja. (pexels.com/Ono Kosuki)
Ilustrasi duduk bekerja. (pexels.com/Ono Kosuki)

Berikut ini dilansir dari Times of India, beberapa peregangan otot sederhana yang bisa dilakukan ketika kebanyakan duduk.

1. Peregangan dengan membuka dada

Latihan ini membantu melenturkan otot punggung dan bahu. Latihan dada bisa membantu untuk meregangkan otot-otot dada dan mengurangi masalah punggung bungkuk.

Anda cukup melakukannya dalam posisi duduk tegak dengan kaki dibuka selebar pinggul, tangan saling bertautan di belakang punggung, dekat dengan pinggul.

Kemudian, tekuk tubuh Anda dan pada saat yang sama angkat tangan Anda ke atas secara vertikal ke tubuh.

Pastikan jari-jari harus menghadap ke langit-langit. Kemudian, tahan pose selama beberapa detik dan rileks.

2. Peregangan paru-paru

Anda juga bisa melakukan peregangan paru-paru atau lunge strecth. Latihan ini membantu Anda meregangkan lebih banyak otot paha bagian dalam dan luar, paha belakang, dan paha depan.

Anda bisa berdiri tegak dengan kaki terbuka selebar pinggul dan tangan di pinggul. Gerakkan kaki kanan ke depan dan turunkan tubuh sedalam mungkin.

Letakkan tangan di atas lutut untuk stabilitas. Jeda selama beberapa detik, keluar dari peregangan dan kemudian kembali ke dalamnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WFH Tingkatkan Risiko Saraf Kejepit, Dokter Sarankan Lakukan Hal Ini!

WFH Tingkatkan Risiko Saraf Kejepit, Dokter Sarankan Lakukan Hal Ini!

Health | Jum'at, 28 Januari 2022 | 08:54 WIB

Sering Keteteran? Simak 4 Tips Ini agar Punya Waktu Lebih Banyak

Sering Keteteran? Simak 4 Tips Ini agar Punya Waktu Lebih Banyak

Your Say | Kamis, 27 Januari 2022 | 19:50 WIB

4 Tanda Seseorang Perlu Istirahat dari Rutinitas Pekerjaan, Kamu Termasuk?

4 Tanda Seseorang Perlu Istirahat dari Rutinitas Pekerjaan, Kamu Termasuk?

Your Say | Kamis, 27 Januari 2022 | 15:29 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB