WFH Tingkatkan Risiko Saraf Kejepit, Dokter Sarankan Lakukan Hal Ini!

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 28 Januari 2022 | 08:54 WIB
WFH Tingkatkan Risiko Saraf Kejepit, Dokter Sarankan Lakukan Hal Ini!
Ilustrasi WFH tingkatkan risiko saraf kejepit. (pexels/@olly)

Suara.com - Kerja dari rumah atau WFH membuat semakin banyak orang mengeluhkan sakit pinggang hingga saraf kejepit herniasi nukleus pulposus (HNP), akibat berjam-jam duduk di depan komputer.

Menanggapi hal ini, Spesialis Bedah Saraf, dr. Ibnu Benhadi, mengingatkan ancaman saraf kejepit bisa terjadi saat WFH, khususnya jika tidak melakukan gerakan atau peregangan (stretching).

"Saat duduk lama, yang penting kita jaga diri kita sendiri tetap fit. Kita tidak boleh berdiam diri di satu posisi yang lama. Boleh diselingi stretching, senam ringan sambil duduk, senam kaki, dan sebagainya," ujar dr. Ibnu dalam acara Diskusi Media, Brain and Spine Center, RSU Bunda Jakarta, Kamis (27/1/2022).

Dr. Ibnu menambahkan, tidak perlu lama atau melakukan aneka gerakan rumit. Ia menyarankan cukup 5 menit berjalan-jalan, atau melakukan gerakan ringan yang membiarkan tubuh dan saraf beristirahat sehingga tidak tegang karena fokus terus menerus.

"Jika tidak melakukan ini, dia terpapar duduk terus menerus, bisa sebabkan masalah tulang belakang, pas urat atau ligamennya, bisa sebabkan gangguan saraf tulang belakang sampai saraf terjepit," tutup dr. Ibnu.

Saraf kejepit atau HNP adalah kondisi di mana terjadi penekanan pada saraf. Saraf kejepit bisa terjadi di area pinggang (Lumbal) dan leher (Cervical).

Orang bisa dikatakan mengalami saraf kejepit apabila mengalami salah satu dari tiga gejala berikut:

  1. Komponen sensorik (rasa), misalnya kesemutan, baal yang terasa di tangan atau kaki.
  2. Komponen motorik (gerakan), misalnya jika sudah mendapati kelemahan anggota gerak.
  3. Komponen otonom, misalnya gangguan buang air kecil, dan buang air besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinilai Paling Mutakhir, Bisakah Teknologi BESS Obati Lumpuh Total Akibat Saraf Kejepit?

Dinilai Paling Mutakhir, Bisakah Teknologi BESS Obati Lumpuh Total Akibat Saraf Kejepit?

Health | Jum'at, 28 Januari 2022 | 08:39 WIB

Muncul Klaster Kantor, Satgas COVID-19 Minta Perusahaan Izinkan Karyawan WFH

Muncul Klaster Kantor, Satgas COVID-19 Minta Perusahaan Izinkan Karyawan WFH

Health | Jum'at, 28 Januari 2022 | 07:15 WIB

Sebut Varian Omicron Sudah Mencapai Puncak, Inggris Hapus WFH dan Kewajiban Pakai Masker

Sebut Varian Omicron Sudah Mencapai Puncak, Inggris Hapus WFH dan Kewajiban Pakai Masker

Health | Jum'at, 21 Januari 2022 | 21:16 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB