BPOM Izinkan Vaksin Sinopharm Sebagai Booster, Peningkatan Antibodi Disebut Lebih Tinggi

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 02 Februari 2022 | 11:48 WIB
BPOM Izinkan Vaksin Sinopharm Sebagai Booster, Peningkatan Antibodi Disebut Lebih Tinggi
Ilustrasi vaksin booster. (Freepik)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM memberikan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) vaksin Sinopharm sebagai vaksin booster.

Persetujuan ini membuat Sinopharm jadi vaksin ke-6 yang bisa digunakan sebagai dosis ketiga atau dosis vaksin booster di Indonesia.

Vaksin buatan Beijing Bio-Institute Biological, China ini diberikan sebagai booster homolog, yakni pada usia dewasa di atas 18 tahun, yang sebelumnya menerima vaksin dosis 1 dan 2 (dosis primer) menggunakan vaksin Sinopharm.

“Sesuai persyaratan penggunaan darurat, BPOM telah melakukan evaluasi terhadap aspek khasiat dan keamanan mengacu pada standar evaluasi vaksin Covid-19 untuk vaksin Sinopharm sebagai dosis booster homolog untuk dewasa 18 tahun ke atas,” Ujar Kepala Badan POM, Penny K. Lukito melalui keterangannya yang diterima suara.com, Rabu (2/2/2022).

Lebih lanjut Penny mengatakan, kejadian yang tidak diharapkan (KTD) penggunaan vaksin Sinopharm bisa ditoleransi dan diterima tubuh dengan baik.

Selain itu, KTD yang terjadi pada booster Sinopharm ini ditemukan lebih rendah dibandingkan saat pemberian dosis primer.

KTD itu meliputi reaksi lokal seperti nyeri di tempat suntikan, pembengkakan, dan kemerahan serta reaksi sistemik seperti sakit kepala, kelelahan, dan nyeri otot, dengan tingkat keparahan grade 1 hingga 2.

Adapun dari sisi imunogenisitas, menunjukan booster Sinopharm mampu meningkatkan antibodi 8,4 kali hingga 8 kali lipat.

Peningkatan antibodi ini, juga disebut BPOM lebih tinggi dibanding saat pemberian vaksinasi 2 dosis atau atau vaksin primer.

baca juga

Peningkatan ini didapatkan melalui parameter pengukuran antibodi netralisasi dan anti IgG.

Penny mengatakan persetujuan EUA ini, bisa menjadikan vaksin Sinopharm sebagai alternatif vaksin booster homologous untuk vaksin inactivated virus.

“Karena itu, kami kembali menyampaikan apresiasi kepada Tim Ahli Komite Nasional Penilai Vaksin Covid-19 termasuk ahli di bidang farmakologi, metodologi penelitian dan statistik, epidemiologi, kebijakan publik, imunologi, kemudian ITAGI serta asosiasi klinisi atas kerjasamanya yang memungkinkan vaksin ini segera rilis ke masyarakat,” tutup Penny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPOM Perbolehkan Vaksin Sinopharm sebagai Vaksin Booster

BPOM Perbolehkan Vaksin Sinopharm sebagai Vaksin Booster

Lampung | Rabu, 02 Februari 2022 | 11:09 WIB

Vaksin Booster Gunakan Vaksin AstraZeneca, Kemenkes: Stok Cukup Banyak

Vaksin Booster Gunakan Vaksin AstraZeneca, Kemenkes: Stok Cukup Banyak

Health | Senin, 31 Januari 2022 | 14:05 WIB

CDC: Suntikan Vaksin Booster mRNA Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Covid-19

CDC: Suntikan Vaksin Booster mRNA Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Covid-19

Health | Senin, 31 Januari 2022 | 15:00 WIB

Terkini

Dibanding Beri Denda ke Pindar, KPPU Diminta Utamakan Pencegahan

Dibanding Beri Denda ke Pindar, KPPU Diminta Utamakan Pencegahan

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:21 WIB

Amankan Aksi Cipayung Plus dan Ojol, Polda Metro Turunkan Ratusan Personel di Jakpus

Amankan Aksi Cipayung Plus dan Ojol, Polda Metro Turunkan Ratusan Personel di Jakpus

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:21 WIB

IHSG Bangkit Lagi di Awal Sesi ke Level 6.300, Pantau TPIA

IHSG Bangkit Lagi di Awal Sesi ke Level 6.300, Pantau TPIA

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:17 WIB

Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar

Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:07 WIB

Mamuju Tengah Usulkan Lahan Baru Sekolah Rakyat

Mamuju Tengah Usulkan Lahan Baru Sekolah Rakyat

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:07 WIB

4 Parfum Lokal Rumah Atsiri Terlaris di Shopee, Wanginya Tidak Pasaran

4 Parfum Lokal Rumah Atsiri Terlaris di Shopee, Wanginya Tidak Pasaran

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:05 WIB

PLTS Bantu UMKM Balongan Makin Produktif

PLTS Bantu UMKM Balongan Makin Produktif

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:57 WIB

Nasib Kasus Febrie Adriansyah Kini di Tangan Kuntadi, Akankan Diusut Tuntas?

Nasib Kasus Febrie Adriansyah Kini di Tangan Kuntadi, Akankan Diusut Tuntas?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:45 WIB

Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri

Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri

Bali | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:41 WIB

Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar

Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar

Jatim | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:37 WIB

×