Array

Terinfeksi Covid-19 Bisa Sebabkan GERD Kambuh? Ini Kata Dokter!

Kamis, 10 Februari 2022 | 15:14 WIB
Terinfeksi Covid-19 Bisa Sebabkan GERD Kambuh? Ini Kata Dokter!
Ilustrasi GERD (Pixabay/derneuemann)

Suara.com - Infeksi Covid-19 secara tidak langsung bisa menyebabkan GERD kambuh. Namun, kekambuhan itu bukan disebabkan infeksi virus corona dalam tubuh, tetapi justru perilaku pasien.

Dekan Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD., menjelaskan bahwa perasaan cemas saat mengetahui tertular Covid-19 itulah yang berpotensi menaikkan asam lambung.

"Faktor stres, cemas dengan informasi, itu bisa menaikkan asam lambung. Belum lagi bicara soal makan, itu juga akan memperburuk kondisi," kata Prof. Ari saat diskusi virtual, Kamis (10/2/2022).

Selain itu, pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah, apabila berlebihan konsumsi vitamin, dengan niat agar cepat sembuh, justru juga bisa meningkatkan kekambuhan GERD.

"Terus terang saja, sebagian pasien saya GERDnya kambuh karena mengonsumsi macam-macam obat. Anjurannya, orang yang sakit lambung vitamin C di bawah 500, tapi dia bisa mengonsumsi sampai 2.000 mg," jelasnya.

Infeksi Covid-19 yang disebabkan virus corona SARS Cov-2 memang tidak hanya menyebabkan sakit pada sistem pernapasan, tapi juga organ lain. Tetapi, seiring bertambahnya mutasi dan varian baru virus corona, dampak Covid-19 terhadap fungsi organ di luar sistem pernapasan juga ikut berubah.

Prof. Ari menjelaskan bahwa varian asli Covid-19 sebelumnya lebih berdampak terhadap gangguan sistem pencernaan termasuk di lambung. Sehingga, kebanyakan pasien yang positif saat awal pandemi 2020 juga bisa mengalami gejala diare.

Tetapi, hingga kemunculan varian Omicron saat ini, Prof. Ari mengatakan, virus corona tidak terbukti menyebabkan kekambuhan secara langsung pada GERD.

"SARS Cov-2 yang awal-awal justru membuat masalah di saluran pencernaan, memang menyebabkan orang jadi maag-nya kambuh, kemudian juga jadi diare. Di Delta yang lebih dominan adalah badai sitokin. Sedangkan Omicron ini saya lihat, saya bertemu dengan pasien-pasien gejala pencernaan itu rendah, tidak menonjol," jelasnya.

Baca Juga: Habis Seneng-Seneng Bareng Sahabat, Cewek Ini Panik Pulang-Pulang Positif Covid-19

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI