Sering Sulit Konsentrasi, Ternyata 60 Persen Anak Indonesia Tak Sarapan Sebelum ke sekolah.

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 17 Februari 2022 | 12:33 WIB
Sering Sulit Konsentrasi, Ternyata 60 Persen Anak Indonesia Tak Sarapan Sebelum ke sekolah.
Ilustrasi sarapan pagi. (Pexels.com//RODNAEProductions)

Suara.com - Sarapan belum menjadi kebiasaan rutin bagi setiap keluarga di Indonesia. Studi dari Pakar Gizi dan Pangan Indonesia (Pergizi Pangan) menemukan kalau dekitar 60 persen anak tidak sarapan sebelum berangkat ke sekolah.

Selain itu, data Riskesdas Kementerian Kesehatan tahun 2013 tercatat bahwa 44,6 persen anak yang menyantap sarapan tapi tidak cukup nutrisi.

"Kebutuhan sarapan itu 25-30 persen dari total harian. Tapi 44 persen anak-anak itu hanya 15 persen saja, enggak cukup. Jadi mereka sarapan tapi tidak cukup, sarapannya hanya minum saja, teh, air putih, atau susu," kata Spesialis Gizi Klinik dr. Diana F. Suganda, M.Kes, Sp.GK., dalam webinar Sarapan Berisi bersama Blue Band, Kamis (17/2/2022).

Menurutnya, kondisi terjadi di seluruh kota di Indonesia. Dokter Diana mengingatkan bahwa data tersebut seharusnya menjadi peringatan bagi para orangtua, guru, juga tenaga kesehatan untuk mulai mengajak anak-anak harus sarapan.

Sebab, makan pagi sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak juga modal energi baginya untuk mulai beraktivitas di sekolah, termasuk dalam menyerap materi pelajaran. 

Ilustrasi Sarapan (pexels)
Ilustrasi Sarapan (pexels)

Dokter Diana menjelaskan, otak manusia butuh energi untuk bisa konsentrasi dan menyerap informasi. Energi yang paling mudah didapat untuk itak merupakan glukosa yang terdapat pada makanan sumber karbohidrat. 

"Jadi makanan pun harus lengkap ada karbonya. Anak juga butuh protein yang lengkap untuk bisa konsentrasi, sehingga bisa meresapi mata pelajaran sekolah," tuturnya.

Bedanya dengan anak yang tidak sarapan, mungkin saja memang tidak terlihat terlalu kelaparan. Tetapi, sebenarnya konsentrasinya tidak terlalu optimal karena otaknya kekurangan energi.

"Kita tahu sepanjang malam saat tidur, tubuh tidak mendapatkan asupan energi apa pun. Sehingga saat pagi, sebaiknya sarapan agar kembali mendapatkan sumber energi terutama untuk otak," tuturnya.

Selain kurang konsentrasi, lanjut dokter Diana, anak yang tidak sarapan bisa jadi lebih sering bengong dan mengantuk selama di sekolah. Itu sebabnya, manfaat sarapan juga penting bagi prestasi anak di sekolah.

"Sarapan tidak harus dalam porsi makanan yang besar, bisa kasih kecil-kecil tapi tetap mengikuti kaidah gizi seimbang. Kasih protein pakai nasi atau roti boleh. Harus dilengkapi dengan protein, yang gampang misalnya  pagi-pagi dengan telur dengan nasi goreng. Lalu bisa kita tambahkan susu," sarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Mengencangkan Kulit Tanpa Filler yang Bisa Dilakukan di Rumah

5 Cara Mengencangkan Kulit Tanpa Filler yang Bisa Dilakukan di Rumah

Your Say | Rabu, 16 Februari 2022 | 16:18 WIB

Orang Usia 40 Tahunan Harus Makan Telur Minimal 7 Seminggu, Ini Sebabnya

Orang Usia 40 Tahunan Harus Makan Telur Minimal 7 Seminggu, Ini Sebabnya

Health | Rabu, 16 Februari 2022 | 14:40 WIB

Asik Makan Sambil Ketawa, Wanita ini Syok Ada Sesuatu yang Menyembul Keluar: Untung Sama 'Bestie'

Asik Makan Sambil Ketawa, Wanita ini Syok Ada Sesuatu yang Menyembul Keluar: Untung Sama 'Bestie'

Hits | Rabu, 16 Februari 2022 | 12:29 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB