Epidemiolog Sarankan Omicron BA.2 Dikategorikan Sebagai Variant of Concern

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 21 Februari 2022 | 20:17 WIB
Epidemiolog Sarankan Omicron BA.2 Dikategorikan Sebagai Variant of Concern
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) disarankan perlu menyatakan sub-strain BA.2 dari varian Omicron sebagai varian yang mengkhawatirkan atau variant of concern (VOC). Usul itu disampaikan ahli epidemiologi Dr Eric Feigl-Ding pada akun Twitter pribadinya.

Pada cuitannya yang ditulis Minggu (20/2), Ding juga menyebut akun resmi WHO dan sejumlah pejabat WHO.

"Sekarang 100 persen jelas bahwa @WHO perlu mendeklarasikan #Ba2 sebagai "varian perhatian" berisiko tinggi". Dear @mvankerkhove @doctorsoumya @DrTedros @gabbystern @DrMikeRyan — tolong buat begitu. Deklarasi VOC BA2 sekarang ASAP," tulis Ding.

Menanggapi hal tersebut, kepala teknis Covid-19 WHO Maria Van Kerkhove menyampaikan bahwa subvarian BA.2 sebenarnya sudah termasuk VOC karena masih termasuk Omicron.

Dia menegaskan, berdasarkan penelitian oleh tim Jepang yang dipimpin Universitas Tokyo, terungkap kalau subvarian Omicron BA.1 dan BA.2 sama-sama mampu menghindari kerja vaksin.

"Eksperimen netralisasi menunjukkan bahwa kekebalan humoral yang diinduksi vaksin gagal berfungsi melawan BA.2 seperti BA.1," kata penulis penelitian, dikutip dari Live Mint.

Omicron pertama kali dilaporkan dari Botswana dan Afrika Selatan pada November 2021. Sejak itu, sub-varian BA.1 telah menyebar dengan cepat ke seluruh dunia dan mendominasi varian lain seperti Delta.

Pada Februari tahun ini, subvarian lain dari Omicron berupa garis keturunan BA.2, terdeteksi di beberapa negara seperti Denmark dan Inggris.

Subvarian BA.2 juga kini telah mulai mendominasi kasus varian BA.1. Kondisi itu menunjukkan bahwa BA.2 lebih menular daripada Omicron asli, kata para peneliti. Tetapi di sisi lain, para peneliti mengatakan bahwa subvarian BA.2 sebenarnya punya karakter virus berbeda dengan BA.1.

baca juga

“Meskipun BA.2 dianggap sebagai varian Omicron, urutan genomiknya sangat berbeda dari BA.1, yang menunjukkan bahwa karakteristik virologi BA.2 berbeda dari BA.1,” para penulis mencatat.

Temuan itu pula membuat Eric Feigl-Ding meminta WHO untuk memisah subvarian BA.2 dari Omicron asli. Ding menyebutkan kalau situasi wabah akibat infeksi BA.2 telah mengkhawatirkan dan menjadi berita buruk.

“Eksperimen lab baru dari Jepang menunjukkan bahwa #BA2 mungkin memiliki fitur yang membuatnya mampu menyebabkan penyakit serius seperti varian lama, termasuk Delta! Namun mengelak seperti sepupu #Omicron BA1. #BA2 melonjak—perlu ditingkatkan ke VOC secepatnya," kata Ding.

Sementara itu, WHO tetap mengatakan bahwa meskipun BA.2 lebih menular daripada BA.1, subvariannya tidak lebih parah.

"Di antara semua subvarian, BA.2 lebih mudah menular daripada BA.1. Namun, tidak ada perbedaan dalam hal tingkat keparahannya," kata Kerkhove dalam sebuah video.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Reisa Bersyukur Covid-19 yang Mendominasi Saat Ini Adalah Varian Omicron

Dokter Reisa Bersyukur Covid-19 yang Mendominasi Saat Ini Adalah Varian Omicron

Health | Senin, 21 Februari 2022 | 19:43 WIB

Menkes Budi Gunadi Ungkap Kasus Covid-19 Varian Omicron di 13 Provinsi Sudah Melebihi Puncak Delta

Menkes Budi Gunadi Ungkap Kasus Covid-19 Varian Omicron di 13 Provinsi Sudah Melebihi Puncak Delta

News | Senin, 21 Februari 2022 | 18:07 WIB

WHO: Varian Virus Corona yang Lebih Menular dan Bahaya Masih Bisa Muncul

WHO: Varian Virus Corona yang Lebih Menular dan Bahaya Masih Bisa Muncul

Health | Senin, 21 Februari 2022 | 17:50 WIB

Terkini

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×