Wamenkes Ingatkan Potensi Lonjakan Kasus Covid-19 Omicron di Luar Jawa dan Bali

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 23 Februari 2022 | 19:22 WIB
Wamenkes Ingatkan Potensi Lonjakan Kasus Covid-19 Omicron di Luar Jawa dan Bali
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Suara.com - Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Dante S. Harbuwono, Sp.PD.-KEMD, Ph.D. mengungkapkan bahwa kasus Covid-19 varian omicron saat ini paling banyak ada di Pulau Jawa dan Bali.

Meski begitu, dalam beberapa pekan terakhir, infeksi omicron juga menyebar di luar wilayah Jawa dan Bali akibat adanya penularan secara lokal.

"Beberapa minggu lalu hampir 90 persen varian omicron ada di Jawa-Bali. Sekarang sudah mengalami pergeseran, penularan lokal sekarang di Jawa-Bali sekitar 72 persen dan di luar Jawa-Bali itu sudah mencapai 28 persen," kata Dante dalam diskusi virtual Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan, Rabu (23/2/2022).

Menurutnya, bukan tidak mungkin ketika kasus omicron di Jawa-Bali sudah mulai menurun, maka transmisi lokal justru meningkat di daerah luar Jawa-Bali.

"Karena itu, kita terus melakukan berbagai macam strategi dengan mempelajari karakter dari virus secara baik. Karakter virus (omicron) tidak terlalu berat secara klinis, tapi mudah sekali untuk menular. Karena dia mudah sekali menular, maka strategi yang harus dilakukan adalah dengan melakukan protokol kesehatan," pesan Dante.

Lantaran karakter omicron yang tidak lebih menyebabkan keparahan infeksi seperti denta, maka Kemenkes juga membuat strategi dengan memgimbau pasien Covid-19 yang tidak bergejala atau hanya gejala ringan cukup isolasi mandiri di rumah.

Dante juga mengingatkan, masyarakat harus tetap taat menjalankan protokol kesehatan di mana pun berada dan segera melengkapi dosis vaksin. Meski infeksi omicron saat ini telah dominan di Indonesia, menurut Dante, paparan Covid-19 varian lain, seperti delta, juga masih ada.

"Di beberapa negara, varian omicron hampir 100 persen. Di tempat kita, walaupun omicron menduduki populasi paling besar, tetap masih ada varian delta dan varian lain," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penting! Cara Mengembalikan Kebugaran Tubuh Usai Positif COVID-19

Penting! Cara Mengembalikan Kebugaran Tubuh Usai Positif COVID-19

Health | Rabu, 23 Februari 2022 | 18:41 WIB

Ridwan Kamil Klaim Puncak Omicron di Jabar Sudah Berlalu dan Kini Kasus COVID-19 Mengalami Penurunan, Ini Faktanya

Ridwan Kamil Klaim Puncak Omicron di Jabar Sudah Berlalu dan Kini Kasus COVID-19 Mengalami Penurunan, Ini Faktanya

Jabar | Rabu, 23 Februari 2022 | 14:05 WIB

Angka Kematian Harian Covid-19 Capai Rekor Baru, Kemenkes: 46 Persen Mereka Belum Divaksinasi Lengkap

Angka Kematian Harian Covid-19 Capai Rekor Baru, Kemenkes: 46 Persen Mereka Belum Divaksinasi Lengkap

Health | Selasa, 22 Februari 2022 | 19:58 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB