Bocah 10 Tahun Ini Didiagnosis Sindrom Prader Willi, Membuatnya Makan Terus-menerus Tanpa Ingin Berhenti

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 08 Maret 2022 | 19:58 WIB
Bocah 10 Tahun Ini Didiagnosis Sindrom Prader Willi, Membuatnya Makan Terus-menerus Tanpa Ingin Berhenti
Cegah Obesitas Pada Anak ( shutterstock )

Suara.com - Seorang bocah bernama David Soo (10) dari Singapura didiagnosis Sindrom Prader Willi, suatu kondisi genetik yang membuatnya selalu merasa lapar, tidak peduli seberapa banyak dia makan.

Kondisi itu disebabka oleh hilangnya fungsi gen di daerah tertentu dari kromosom 15, dan tidak dapat disembuhkan.

Hidup dengan Prader-Willi Syndrome (PWS) memang berat, terutama bagi orang yang merawat pengidapnya.

Tindakan yang perlu diambil adalah memastikan pengidapnya tidak makan berlebih sampai mengancam nyawa.

Ada banyak dampak dari PWS, salah satunya obesitas morbid.

Obesitas anak. (Shutterstock)
Obesitas anak. (Shutterstock)

Literatur medis mencatat banyak kasus pengidap PWS mengalami robekan di usus karena jumlah makanan yang tidak wajar. Bahkan, beberapa menderita nekrosis lambung.

Komplikasi lain dari kondisi ini adalah kembung parah dan penurunan pengosongan lambung, lapor Oddity Central.

Rare Diseases melaporkan bahwa PWS merupakan dorongan untuk makan berlebihan sehingga orang dengan gangguan ini, jika dibiarkan tanpa pngawasan, dapat membahayakan diri sendiri.

Pengidap kondisi ini juga dapat makan makanan busuk atau sampah dalam jumlah berlebihan, dan ini berbahaya bagi perut.

Anak-anak yang mengidap PWS mungkin juga menunjukkan perilaku yang tidak biasa terkait makanan, seperti menimbun atau mencari makan, mencuri makanan, dan mencuri uang untuk membeli makan.

Dalam kasus David Soo, keluarga berusaha keras mengontrol berat badannya sampai mengunci pintu dapur untuk memastikan ia tidak makan berlebihan.

Mereka juga mengatur jadwal yang sangat spesifik untuk David, sehingga ia tahu persis kapan waktunya makan, atau kapan dia hanya akan makan camilan.

Selama berat badan David terkendali, harapan hidup dan kualitas hidupnya akan sama dengan orang normal. Namun, masalahnya ia harus menghadapi dorongan untuk makan terus-menerus selama sisa hidupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laki-Laki Ini Dididagnosis 'Sindrom Air Mata Buaya', Membuatnya Selalu Menangis Saat Makan

Laki-Laki Ini Dididagnosis 'Sindrom Air Mata Buaya', Membuatnya Selalu Menangis Saat Makan

Health | Sabtu, 05 Maret 2022 | 21:40 WIB

Penderita Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS) Berisiko Tinggi Mengalami Masalah Jantung dan Mengidap Diabetes Tipe 2

Penderita Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS) Berisiko Tinggi Mengalami Masalah Jantung dan Mengidap Diabetes Tipe 2

Health | Sabtu, 05 Maret 2022 | 18:15 WIB

Kocak! Wanita Ini Bisa Tirukan Suara Domba: Punya Sindrom Shaun The Sheep

Kocak! Wanita Ini Bisa Tirukan Suara Domba: Punya Sindrom Shaun The Sheep

Video | Jum'at, 04 Maret 2022 | 14:05 WIB

Terkini

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB