Benarkah Berhubungan Seks selama Kehamilan Sebabkan Keguguran? Ini Faktanya!

Rabu, 09 Maret 2022 | 16:24 WIB
Benarkah Berhubungan Seks selama Kehamilan Sebabkan Keguguran? Ini Faktanya!
Hubungan Seksual Saat Hamil. (Elements Envato)

Suara.com - Banyak pasangan rumah tangga mungkin ragu-ragu berhubungan seks ketika sedang hamil. Beberapa orang mungkin khawatir berhubungan seks selama kehamilan bisa menyebabkan keguguran.

Beberapa wanita mungkin juga mengambil waktu istirahat selama 9 bulan penuh, karena khawatir berhubungan seks bisa berdampak buruk pada kehamilan.

Faktanya, berhubungan seks selama kehamilan tidak hanya aman, tetapi juga dianjurkan oleh dokter.

Karena, seks tidak akan membahayakan bayi yang belum lahir pada setiap tahap kehamilan. Karena, mereka dilindungi oleh otot rahim yang kuat, cairan ketuban, dan sumbat lendir di sekitar leher rahim.

Selama 9 bulan hamil ini, dorongan seks wanita dapat meningkat dan menjadi intim yang baik untuk kesehatan tubuh.

Ilustrasi keguguran. (Shutterstock)
Ilustrasi keguguran. (Shutterstock)

Sejauh ini dilansir dari Times of India, tidak ada hubungan antara berhubungan seks dengan pasangan dan risiko keguguran.

Keguguran bisa terjadi bila perkembangan janin tidak normal, bukan akibat hubungan seks. Sementara itu, beberapa penelitian juga telah membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara hubungan seks selama kehamilan dan bayi lahir prematur.

Hubungan seks tidak akan menyebabkan persalinan prematur. Dalam kasus kehamilan rumit dan jika disarankan oleh dokter, jangan melakukan hubungan seksual selama kehamilan.

Karena, ada kemungkinnan bahwa orgasme atau penetrasi seksual dapat menyebabkan kontraksi Braxton Hicks menyebabkan persalinan prematur.

Baca Juga: Penelitian Temukan Varian Omicron Tetap Menular hingga 6 Hari setelah Gejala Muncul

Namun, ada beberapa ibu hamil yang memang disarankan menghindari berhubungan seks, seperti:

  1. Masalah dengan leher rahim
  2. Kehamilan kembar
  3. Inkompetensi serviks
  4. Riwayat persalinan prematur
  5. Kehilangan darah atau pendarahan vagina yang tidak dapat dijelaskan
  6. Kebocoran cairan ketuban
  7. Jika air ketuban telah pecah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI