Jangan Pakai Handuk yang Sama Lebih dari 2 Hari, Ini Lho 4 Dampak Buruknya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 09 Maret 2022 | 20:25 WIB
Jangan Pakai Handuk yang Sama Lebih dari 2 Hari, Ini Lho 4 Dampak Buruknya!
Ilustrasi handuk (shutterstock)

Suara.com - Kebanyakan orang kurang memperhatikan kebersihan handuk, karena dianggap tidak terlalu penting dalam menjaga kecantikan.

Padahal Anda tak seharusnya memakai handuk yang sama selama lebih dari 2 hari berturut-turut. Karena, handuk menyerap banyak air dan menyimpan bakteri yang dapat tumbuh dari waktu ke waktu.

Jadi, Anda disarankan untuk mencuci handuk setalah 3 pemakaian. Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa dampak buruk pakai handuk yang sama selama lebih dari 2 hari.

1. Kulit berjerawat

Pakai handuk yang sama berulang kali juga bisa menjadi penyebab kulit berjerawat. Sebab, minyak, kotoran, dan sel-sel kulit mati tetap berada di handuk Anda sejak pertama kali dipakai.

Karena handuk selalu lembab selama berjam-jam, ini bisa menjadi tempat berkembang biak yang sempurna bagi bakteri. Jika Anda tidak mencuci handuk secara teratur, seratnya akan dipenuhi bakteri yang bisa berpindah ke wajah.

ilustrasi kulit berjerawat (Unsplash)
ilustrasi kulit berjerawat (Unsplash)

2. Mengiritasi kulit

Pakai handuk kotor tidak hanya merusak kecantikan wajah, tetapi juga menyebabkan kulit Anda menjadi lebih sensitif.

Jika Anda terus menggunakan kembali handuk yang sama, handuk tersebut akan terkontaminasi virus dan jamur yang bisa menyebarkan infeksi. Jika kuman ini masuk ke kulit Anda, itu bisa menjadi kemerahan dan iritasi.

baca juga

3. Memperburuk kondisi kulit

Meskipun menggunakan kembali handuk kotor dapat membuat kulit normal menjadi lebih sensitif dan teriritasi, tidak mencucinya bisa lebih membahayakan jika kulit Anda sudah kering dan halus.

Jika kulit Anda rentan terhadap jerawat atau Anda memiliki kondisi kulit tertentu, seperti eksim. Pakai handuk yang sama berulang kali dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan membuat flare-up.

4. Kerontokan rambut

Meskipun keramas secara teratur dan menggunakan sampo serta kondisioner yang tepat sangat penting untuk menjaga rambut tetap sehat dan berkilau.

Tapi, membungkus rambut dengan handuk yang tidak dicuci selama berhari-hari justru bisa menyebabkan rambut rontok.

Handuk kotor bisa memindahkan jamur dan infeksi staph ke wajah dan kulit kepala, bahkan jika Anda menggunakannya hanya untuk mengeringkan rambut.

Infeksi bakteri staph ini bisa berdampak buruk pada kulit kepala, karena menyebabkan folikel rambut meradang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mandi Air Panas Setiap Hari Justru Tidak Baik untuk Perawatan Kulit, Berikut 5 Alasannya

Mandi Air Panas Setiap Hari Justru Tidak Baik untuk Perawatan Kulit, Berikut 5 Alasannya

Lifestyle | Selasa, 08 Maret 2022 | 08:00 WIB

Dokter Richard Lee Ungkap Daftar Buah yang Pantang Dikonsumsi saat Berjerawat

Dokter Richard Lee Ungkap Daftar Buah yang Pantang Dikonsumsi saat Berjerawat

Lifestyle | Jum'at, 04 Maret 2022 | 21:21 WIB

Masih Pakai Handuk Badan untuk Mengeringkan Wajah? Hentikan Sekarang Juga, Ini Sebabnya

Masih Pakai Handuk Badan untuk Mengeringkan Wajah? Hentikan Sekarang Juga, Ini Sebabnya

Health | Jum'at, 04 Maret 2022 | 20:55 WIB

Terkini

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

×