Berencana Punya Anak dalam 5 Tahun Mendatang? Lakukan Langkah-langkah Meningkatkan Kesuburan Ini

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 11 Maret 2022 | 08:00 WIB
Berencana Punya Anak dalam 5 Tahun Mendatang? Lakukan Langkah-langkah Meningkatkan Kesuburan Ini
ilustrasi keluarga.[Pexels/Vlada Karpovich]

Suara.com - Beberapa pasangan mungkin sudah merencanakan ingin memiliki anak dalam 5 tahun ke depan. Rencana ini pastinya membutuhkan persiapan yang matang, tidak hanya dari finansial tetapi kesehatan dan kesuburan.

Dalam mempersiapkan kesehatan dan kesuburan untuk siap hamil, Anda dan pasangan tidak hanya perlu mengonsumsi makanan sehat, tetapi juga mengurangi minuman keras dan kebiasaan buruk lainnya.

Pakar kesuburan, Profesor Luciano Nardo, pun memberi tahu perbedaan utama antara pria dan wanita dalam mempersiapkan diri untuk hamil.

Secara umum, kesehatan sperma pria tergantung pada pilihan gaya hidupnya selama 3 atau 4 bulan sebelumnya. Artinya, pria dapat meningkatkan parameter sperma mereka dan tingkat kesuburannya dalam waktu singkat.

"Seorang pria menghasilkan sperma dengan siklus 90 hingga 120 hari, yang berarti sperma yang diproduksi hari ini tidak dipengaruhi oleh apa yang dia minum tadi malam, tetapi beberapa bulan sebelumnya," kata Prof Nardo dikutip dari The Sun.

ilustrasi hamil (pixabay.com)
ilustrasi hamil (pixabay.com)

Tapi wanita, pilihan gaya hidup mereka sejak awal kehidupan itulah yang mempengaruhi kesuburannya.

Semua wanita sudah terlahir memiliki sel telur yang tersimpan di dalam ovariumnya. Jika mereka minum alkohol berlebihan atau merokok, kebiasaan ini memberikan efek kumulatif dan berdampak pada sel telurnya.

Prof Nardo pun memberikan saran tentang cara meningkatkan kesuburan dalam setengah dekade agar peluang hamil meningkat, baik pada pria maupun wanita.

Berikut ini, beberapa hal yang bisa dilakukan pria untuk meningkatkan kesuburan.

1. Menerapkan gaya hidup sehat

Satu studi menemukan pria yang kelebihan berat badan 11 persen lebih mungkin memiliki jumlah sperma yang rendah.

Penelitian juga menemukan bahwa pria yang berolahraga sekitar tiga jam per minggu memiliki jumlah sperma 40 persen lebih tinggi daripada mereka yang tidak aktif.

2. Berhenti minum alkohol

NHS mengatakan minum terlalu banyak alkohol dapat mempengaruhi kualitas sperma. Prof Nardo mengatakan minum berlebihan bisa menjadi masalah kesuburan pada pria.

3. Lindungi testis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hadirkan Saksi dalam Sidang, Pengacara Olivia Nathania Yakin Kliennya Lolos dari Hukum

Tak Hadirkan Saksi dalam Sidang, Pengacara Olivia Nathania Yakin Kliennya Lolos dari Hukum

Entertainment | Kamis, 10 Maret 2022 | 19:25 WIB

Bahaya Banget! Dokter Sebut Bayi Baru Lahir Bisa Alami Hipertensi Paru, Apa Saja Gejalanya?

Bahaya Banget! Dokter Sebut Bayi Baru Lahir Bisa Alami Hipertensi Paru, Apa Saja Gejalanya?

Health | Kamis, 10 Maret 2022 | 18:17 WIB

Benarkah Berhubungan Seks selama Kehamilan Sebabkan Keguguran? Ini Faktanya!

Benarkah Berhubungan Seks selama Kehamilan Sebabkan Keguguran? Ini Faktanya!

Health | Rabu, 09 Maret 2022 | 16:24 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB