Tes Virus Corona Covid-19 Mandiri Bisa Sebabkan Keracunan, Ini Alasannya!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 13 Maret 2022 | 18:11 WIB
Tes Virus Corona Covid-19 Mandiri Bisa Sebabkan Keracunan, Ini Alasannya!
Ilustrasi Tes Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Salah satu tantangan terbesar selama pandemi virus corona Covid-19 adalah tes Covid-19 yang akurat.

Saat kasus positif virus corona Covid-19 berkembang, semakin banyak tes laboratorium yang mengakibatkan banyak orang mendapatkan diagnosis terlambat.

Orang-orang harus menunggu berhari-hari untuk hasil tes vrius corona Covid-19 mereka yang akurat, sehingga perawatan medis pun ikut tertunda.

Tapi dilansir dari Times of India, tantangan pandemi ini sedikit teratasi dengan munculnya tes Covid-19 cepat yang bisa memberikan hasil dalam waktu 15 menit.

Bahkan, sekarang sudah banyak tes Covid-19 cepat yang bisa dialkukan sendiri di rumah. Tapi, Anda harus tahu bahwa tes Covid-19 cepat ini bisa menyebabkan keracunan.

Ilustrasi Tes Covid-19 (Pexels)
Ilustrasi Tes Covid-19 (Pexels)

Laporan yang diterbitkan oleh USA Today telah memperingatkan tentang bahan kimia berbahaya yang ditemukan dalam alat tes Covid-19 mandiri.

Mereka melaporkan bahwa sebagian besar alat tes Covid-19 mandiri mengandung zat beracun natrium azida.

Natrium azida adalah bahan kimia yang tidak berwarna, tidak berasa dan tidak berbau. Umumnya, bahan kimia ini digunakan dalam airbag mobil dan pengendalian hama.

Bahan kimia ini juga ada dalam kis pengujian Covid-19 dalam jumlah tertentu. Bahan kimia memicu reaksi kimia, yang membantu mendeteksi keberadaan virus.

baca juga

Meskipun kit pengujian virus corona Covid-19 secara mandiri ini biasanya sudah dilengkapi dengan instruksi penggunaan, tetap ada kemungkinan seseorang dapat menelan bahan kimia secara tidak sengaja

Menurut para ahli, natrium azida adalah bahan kimia beracun dan bisa menyebabkan keracunan dalam dosis rendah sekalipun.

Bahkan, natrium azida dalam jumlah sedikit di kulit bisa menyebabkan iritasi kulit. Bahkan, bahan kimia ini juga bisa menyebabkan mata atau hidung terbakar.

Menelannya dapat menyebabkan pusing, sakit kepala, jantung berdebar-debar dan tekanan darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspadai Sesak Napas Usai Infeksi Virus Corona Covid-19, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Paru!

Waspadai Sesak Napas Usai Infeksi Virus Corona Covid-19, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Paru!

Health | Minggu, 13 Maret 2022 | 17:46 WIB

Deltacron Terkonfirmasi Jadi Varian Baru Covid-19, Bahayakah Gabungan Infeksi Delta dan Omicron Itu?

Deltacron Terkonfirmasi Jadi Varian Baru Covid-19, Bahayakah Gabungan Infeksi Delta dan Omicron Itu?

Health | Minggu, 13 Maret 2022 | 11:40 WIB

Gas Beracun Geodipa Energi Dieng Tewaskan 1 Orang Pekerja, BPBD Banjarnegara: Bukan Meledak tapi Bocor

Gas Beracun Geodipa Energi Dieng Tewaskan 1 Orang Pekerja, BPBD Banjarnegara: Bukan Meledak tapi Bocor

Jawa Tengah | Sabtu, 12 Maret 2022 | 21:47 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB