Jumlah Dokter Meninggal Akibat Covid-19 Paling Banyak Terjadi Selama Lonjakan Varian Delta, Ini Penyebabnya

Kamis, 17 Maret 2022 | 15:59 WIB
Jumlah Dokter Meninggal Akibat Covid-19 Paling Banyak Terjadi Selama Lonjakan Varian Delta, Ini Penyebabnya
Ilustrasi virus varian delta [Foto: Antara]

Suara.com - Jumlah dokter di Indonesia yang meninggal akibat terinfeksi Covid-19 paling banyak terjadi saat gelombang varian delta pada periode Juni-Juli 2021. Data Ikatan Dokter Indonesia (IDI), terdapat 495 dokter meninggal dunia selama 2021 dengan paling banyak berasal dari Jawa Timur dan Jakarta.

"Infeksi varian delta memang sangat berat, menaikkan jumlah pasien, korban yang meninggal juga lebih banyak," kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 IDI Profesor Zubairi Djurban saat ditemui di kantor IDI, Menteng, Jakarta, Kamis (17/3/2022).

Profesor Zubairi mengingat momen gelombang kedua akibat varian delta lalu yang menyebabkan banyak rumah sakit penuh dan sejumlah alat medis, seperti oksigen serta obat dengan jumlah terbatas. Banyak pula dokter yang menjadi pasien Covid-19 justru kesulitan mencari rumah sakit yang bisa berikan perawatan.

"Dokter sakit pun bisa mengalami keterlambatan dan kehabisan ruang rawat," ujarnya. 

Dibandingkan pandemi Covid-19 pada 2020, jumlah dokter yang meninggal akibat virus corona saat itu tercatat 252 jiwa. Sementara tahun ini, selama tiga bulan pertama 2022, tercatat empat orang dokter meninggal.

Total seluruh dokter yang meninggal akibat Covid-19 di Indonesia selama dua tahun pandemi hingga Maret 2022 telah mencapai 751 jiwa. 

"Empat (dokter meninggal selama 2022) itu relatif tidak banyak dibandingkan 2020 maupun 2021. Mengapa? Karena memang kita baru tiga bulan. Kedua, karena sebagian besar sudah vaksin dua kali, bahkan cukup banyak sudah pakai booster sehingga orang tidak tertular," ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa varian omicron masih terus menyebar di Indonesia. Sebagian besar orang yang terinfeksi sebenarnya tanpa gejala atau hanya gejala ringan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum IDI Dr. Daeng M. Faqih, SH. MH., menyampaikan bahwa pihaknya telah memiliki strategi mitigasi sebagai upaya pencegahan terinfeksi Covid-19 bagi para dokter. 

Baca Juga: 14 Hari Jalani Isoman, Ini Kondisi Wali Kota Gibran yang Terpapar Covid-19

"Kalau dokter bekerja di pelayanan sangat rentan tertular. Maka dibuatkan pedoman supaya para dokter yang menangani Covid-19 maupun pasien lain yang mungkin OTG mengidap Covid-19 supaya tak gampang tertular, itu ada pedomannya. Berkali-kali sudah disosialisasikan," kata Daeng.

Selain itu, melalui Satgas Covid-19 IDI juga  selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam rangka pemenuhan APD bagi dokter yang bekerja. Upaya lainnya, mendorong agar setiap tenaga kesehatan mendapat vaksinasi Covid-19 hingga dosis booster.

"Jadi upaya itu sudah kita lakukan dengan baik. Semoga dengan upaya itu angka kematian dan tertularnya dokter juga tenaga kesehatan berkurang. Buktinya, sejak omicron ini angka kematian dokter berkurang dibanding gelombang lain," kata Daeng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI