Dialami Marc Marquez akibat Kecelakaan di Mandalika, Kenali Gejala dan Penyebab Gegar Otak!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 21 Maret 2022 | 08:40 WIB
Dialami Marc Marquez akibat Kecelakaan di Mandalika, Kenali Gejala dan Penyebab Gegar Otak!
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez saat menghadapi konferensi pers jelang balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (17/3/2022). [MGPA]

Suara.com - Marc Marquez, pembalap Repsol Honda tidak mengikuti balapan MotoGP Mandalika 2022 setelah mengalami kecelakaan saat sesi pemanasan pada Minggu (20/3/2022).

Marquez mengalami highside hingga terpelanting dari motornya di Tikungan 7. Pasca mengalami kecelakaan itu, ia dilarikan ke rumah sakit setempat untuk menjalani pemeriksaan.

Melalui laman resminya, MotoGP menyebut kondisi Marc Marquez dinyatakan gegar otak akibat kecelakaan.

Karena kondisinya itu, Marc Marquez tidak mungkin tampil di MotoGP Mandalika 2022. Ia akan bersiap untuk bisa sepenuhnya fit di MotoGP Argentina dalam waktu dua minggu ke depan.

Gegar otak adalah cedera pada otak yang disebabkan oleh benturan eksternal. Gegar otak termasuk cedera kepala ringan, karena biasanya tidak mengancam jiwa.

Tapi dilansir dari Hellosehat, efek kondisi ini bisa menjadi serius sehingga tubuh membutuhkan perawatan medis yang tepat.

Foto kolase Marc Marquez.
Foto kolase Marc Marquez.

Gejala Gegar Otak

Gejala gegar otak biasanya tidak ketara atau tidak langsung muncul. Gejalanya bisa berlangsung selama berhari-hari, berminggu-minggu atau lebih lama.

Gejala paling umum dari gegar otak adalah sakit kepala, hilang ingatan atau amnesia dan linglung.

Para orang yang amnesia, mereka mungkin lupa dengan kejadian yang menyebabkannya cedera kepala. Berikut ini, beberapa gejala lain dari gegar otak.

  1. Telinga berdenging
  2. Perut mual dan muntah
  3. Bicara kurang jelas
  4. Sulit konsentrasi dan daya ingat buruk
  5. Sensitif terhadap cahaya dan suara bising
  6. Indera perasa dan penciuman terganggu
  7. Gangguan tidur, depresi atau kepribadian berubah

Penyebab Gegar Otak

Otak manusia dilindungi oleh lapisan gelatin. Lapisan inilah yang melindungi otak dari guncangan atau benturan penyebab gegar otak.

Adapun guncangan dan benturan yang bisa menyebabkan gegar otak, termasuk:

  1. Pukulan keras di kepala atau leher
  2. Gerakan tubuh yang menyebabkan guncangan keras

Cedera otak juga bisa menyebabkan perdarahan di otak. Jika ini terjadi, kondisi ini bisa berakibat fatal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marc Marquez Kecelakaan di Sirkuit, Netizen Heboh Sosok Ratu Pantai Mandalika dan Bekas Kuburan Belanda di Tikungan 7

Marc Marquez Kecelakaan di Sirkuit, Netizen Heboh Sosok Ratu Pantai Mandalika dan Bekas Kuburan Belanda di Tikungan 7

News | Minggu, 20 Maret 2022 | 15:42 WIB

Horor! Jude Bellingham Cedera Kepala Hingga Sempat Tak Sadarkan Diri, Laga Mainz vs Dortmund Ternoda

Horor! Jude Bellingham Cedera Kepala Hingga Sempat Tak Sadarkan Diri, Laga Mainz vs Dortmund Ternoda

Bekaci | Kamis, 17 Maret 2022 | 14:25 WIB

Terbentur Keras, Momo TWICE Cedera Kepala saat Tur di Amerika Serikat

Terbentur Keras, Momo TWICE Cedera Kepala saat Tur di Amerika Serikat

Your Say | Kamis, 03 Maret 2022 | 07:28 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB