Marc Marquez Gegar Otak, Ini Risikonya Kalau Terlalu Cepat Kembali Kompetisi!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 20 Maret 2022 | 19:27 WIB
Marc Marquez Gegar Otak, Ini Risikonya Kalau Terlalu Cepat Kembali Kompetisi!
Pembalap tim Repsol Honda Marc Marquez melaju saat sesi latihan bebas kedua menjelang Grand Prix Moto GP Qatar di Sirkuit Internasional Lusail, di kota Lusail pada 5 Maret 2022. KARIM JAAFAR/AFP

Suara.com - Pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez gegar oatk setelah mengalami kecelakaan ketika menjalani menjalani sesi pemanasan balap Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Pertamina Mandalika, Minggu (20/3/2022).

Marc Marquez mengalami highside hingga terpelanting dari motornya di Tikungan 7. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit setempat di Lombok dan menjalani sejumlah tes serius.

Karena gegar otak, Marc Marquez tidak bisa tampil di MotoGP Mandalika 2022. Marquez akan bersiap untuk bisa sepenuhnya fit di MotoGP Argentina dalam waktu dua minggu ke depan.

Meskipun tidak jelas berapa lama waktu pemulihan yang diperlukan penderita gegar otak, seperti Marc Marquez.

Tapi dilansir dari Cleveland Clinic, atlet yang mengalami gegar otak dan terlalu cepat kembali ke kompetisi bisa berisiko mengalami gegar otak kedua.

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez saat menghadapi konferensi pers jelang balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (17/3/2022). [MGPA]
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez saat menghadapi konferensi pers jelang balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (17/3/2022). [MGPA]

Gegar otak berulang terjadi sebelum otak Anda pulih dari gegar otak pertama, yang biasanya disebut sebagai sindrom dampak kedua.

Sindrom dampak kedua akibat gegar otak berlanjut ini bisa mengakibatkan gejala yang bertahan lebih lama, pemulihan yang lebih lambat dan meningkatkan risiko masalah jangka panjang atau permanen.

Masalah jangka panjang termasuk kesulitan dengan konsentrasi dan memori, sakit kepala, dan menurunnya keterampilan fisik seperti menjaga keseimbangan.

Meskipun ini jarang terjadi, kembali ke kompetisi sebelum pulih total dapat mengakibatkan pendarahan otak atau bahkan kematian.

baca juga

Karena, seorang atlet berisiko mengalami 3 sampai 5 kali lebih mungkin mengalami gegar otak lagi setelah pulih dari gegar otak pertama.

Risiko tertinggi adalah bagi mereka yang kembali ke kompetisi sebelum gejalanya benar-benar hilang. Tidak seorang pun harus kembali bermain aktif jika mereka masih mengalami gejala gegar otak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marc Marquez Cedera Kepala, Jokowi Langsung Ganti Jagoan di MotoGP Mandalika

Marc Marquez Cedera Kepala, Jokowi Langsung Ganti Jagoan di MotoGP Mandalika

News | Minggu, 20 Maret 2022 | 17:49 WIB

Cedera, Lalu Muhammad Zohri Mundur dari Semifinal Kejuaraan Dunia Indoor di Serbia

Cedera, Lalu Muhammad Zohri Mundur dari Semifinal Kejuaraan Dunia Indoor di Serbia

Sport | Minggu, 20 Maret 2022 | 17:18 WIB

Song Kang Cedera, Park Min Young Panik di Drama Korea "Forecasting Love and Weather"

Song Kang Cedera, Park Min Young Panik di Drama Korea "Forecasting Love and Weather"

Your Say | Minggu, 20 Maret 2022 | 08:21 WIB

Terkini

Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026

Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 19:51 WIB

Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra

Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 19:49 WIB

Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector

Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 19:44 WIB

Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026

Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 19:43 WIB

Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup

Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 19:41 WIB

Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI

Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI

News | Senin, 27 Juli 2026 | 19:38 WIB

RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan

RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 19:33 WIB

KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan

KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan

Riau | Senin, 27 Juli 2026 | 19:32 WIB

Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi

Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi

News | Senin, 27 Juli 2026 | 19:31 WIB

Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?

Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 19:30 WIB

×