Hati-hati untuk Keturunan Glukoma, Segera Lakukan Ini Sebagai Upaya Pencegahan!

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 21 Maret 2022 | 11:50 WIB
Hati-hati untuk Keturunan Glukoma, Segera Lakukan Ini Sebagai Upaya Pencegahan!
Ilustrasi glukoma. (Unsplash/Towfiqu Barbhuiya)

Suara.com - Seseorang yang secara genetik ditularkan penyakit tertentu dari orangtuanya akan lebih rentan mengalami sakit. Salah satunya penyakit glukoma yang bisa diturunkan dari orangtua.

Dokter spesialis mata RS Cicendo Bandung dr. Elsa Gustianty mengatakan, orang dengan riwayat keluarga pernah mengalami sakit glukoma, berisiko 10 kali lipat lebih tinggi mengalami sakit yang sama.

"Jadi kalau ada salah satu anggota keluarga kita yang glukoma, maka kita periksakan saja. Kalau terdeteksi awal glukoma bisa diobati," kata dokter Elsa saat siaran Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan, Senin (21/3/2022).

Dokter Elsa menyampaikan, orang yang memiliki kedua orangtua dengan riwayat glukoma, akan lebih besar mengidap sakit serupa dibandingkan hanya yang salah satu anggota keluarga.

Meski tidak bisa dihindari, karena telah terjadi mutasi gen glukoma sejak lahir, tapi penyakit tersebut masih bisa dicegah.

"Kalau memang dari gen sudah ada yang penting adalah lebih memerhatikan kalau kita punya keturunan glukoma. Jadi mungkin caranya deteksi dini, periksakan lebih dini bagi mereka yang punya riwayat glukoma agar kalau ketahuan dapat diatasi lebih awal," sarannya.

Deteksi dini potensi glukoma dapat mencegah kerusakan sel saraf mata. Sehingga kualitas penglihatan bisa dipertahankan.

Dokter Elsa mengatakan, salah satu gejala glukoma dan kerusakan sel saraf mata akibat tekanan bola mata yang terlalu tinggi. Sehingga sebagai pencegahan bisa dengan mengonsumsi obat untuk menurunkan tekanannya.

Deteksi dini glukoma memang membutuhkan banyak pemeriksaan, lanjut dokter Elsa. Ia menyarankan, sebaiknya deteksi dini dilakukan secara rutin mulai usia 40 tahun.

baca juga

Karena saat itu, secara alami mulai terjadi penurunan penglihatan secara perlahan.

"Nanti pemeriksaannya banyak, mengukur tekanan bola mata, melihat kondisi saraf bagus atau tidak, juga diperiksa lapak tandanya normal atau tidak. Kita juga ada pemeriksaan ketebalan saraf. Pemeriksaan ini hanya bisa dilakukan di rumah sakit," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Asia Lebih Rentan Mengalami Glukoma Sudut Tertutup, Ini Penyebabnya

Orang Asia Lebih Rentan Mengalami Glukoma Sudut Tertutup, Ini Penyebabnya

Health | Senin, 21 Maret 2022 | 10:48 WIB

Bisa Sebabkan Kebutaan, Dokter Ini Teliti Cara Deteksi Dini Glaukoma Untuk Cegah Keparahan

Bisa Sebabkan Kebutaan, Dokter Ini Teliti Cara Deteksi Dini Glaukoma Untuk Cegah Keparahan

Health | Jum'at, 21 Januari 2022 | 07:20 WIB

Waspada, Mata Bisa Gambarkan 5 Masalah Kesehatan Ini

Waspada, Mata Bisa Gambarkan 5 Masalah Kesehatan Ini

Health | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 09:30 WIB

Terkini

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua

Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

Viral Tukang Ojek Bersimbah Darah Dianiaya Sajam oleh Penumpang di Bengkalis

Viral Tukang Ojek Bersimbah Darah Dianiaya Sajam oleh Penumpang di Bengkalis

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 13:19 WIB

Bolak-balik Terjerat Korupsi, Ini Rekam Jejak Fahd A Rafiq Politikus Golkar Kena OTT KPK

Bolak-balik Terjerat Korupsi, Ini Rekam Jejak Fahd A Rafiq Politikus Golkar Kena OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:18 WIB

Dua Jenazah Korban KM Virgo Dievakuasi Pakai Helikopter dari Tengah Laut

Dua Jenazah Korban KM Virgo Dievakuasi Pakai Helikopter dari Tengah Laut

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:17 WIB

Debut Robot Cerdas AiMOGA Tampilkan Inovasi Layanan Publik

Debut Robot Cerdas AiMOGA Tampilkan Inovasi Layanan Publik

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:15 WIB

IRI Sebut Karhutla Tak Cuma Rusak Hutan, Tapi Bisa Ancam Sumber Air

IRI Sebut Karhutla Tak Cuma Rusak Hutan, Tapi Bisa Ancam Sumber Air

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:15 WIB

×