Mengenal Vaginosis Bakterial, Bakteri Penyebab Miss V Bau Amis

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 24 Maret 2022 | 20:05 WIB
Mengenal Vaginosis Bakterial, Bakteri Penyebab Miss V Bau Amis
ilustrasi vagina. (Shutterstock)

Suara.com - Ilmuwan telah menemukan hubungan antara seks oral dengan masalah vagina bau amis atau vaginosis bakterial (BV). Dikatakan tim peneliti dari University of California mengatakan bahwa bakteri yang masuk selama seks oral dapat meningkatkan risiko BV.

BV sendiri merupakan penyebab utama keputihan berlebih yang dapat meningkatkan risiko infeksi menular seksual seperti klamidia.

Dikatakan Kementerian Kesehatan Inggris atau NHS, gejala vaginosis bakterial yang paling umum adalah keputihan tidak biasa serta memiliki bau amis yang kuat, terutama setelah berhubungan seks.

"Anda mungkin melihat perubahan pada warna dan bentuk cairan, seperti menjadi putih keabu-abuan, encer, dan berair," imbau NHS dikutip dari Mirror.

Para ilmuwan menilai, BV sangat umum terjadi. Namun hingga saat ini penyebabnya masih belum jelas. Dalam sebuah studi, peneliti melakukan eksperimen pada tikus dan spesimen vagina manusia.

Pertama, tikus diobati dengan Fusobacterium nuleatum, bakteri yang ditemukan di mulut dan dikaitkan dengan penyakit gusi. Hasilnya terungkap bahwa paparan itu meningkatkan aktivitas biokimia yang terkait dengan BV.

Selanjutnya, spesimen vagina manusia dari 21 perempuan terpapar bakteri tersebut dan hasilnya kembali menunjukkan peningkatkan risiko BV.

"Eksperimen mengarah pada penemuan bahwa Fusobacterium nucleatum tidak bertindak dalam hubungan satu arah yang sederhana dengan bakteri lain. Tetapi mungkin berpotensi mendorong disbiosis (ketidakseimbangan mikroba) pada vagina yang rentan," kata pemimpin penelitian Kavita Agarwal.

Ia menambahkan, fusobacterium dibantu bakteri yang mirip BV dan menghasilkan enzim yang disebut sialidase. Kemudian memungkinkan Fusobacterium mengonsumsi asam sialat dari lendir yang diproduksi oleh inang.

Pada manusia, fusobacterium dapat ditemukan di mulut dan tumbuh berlebih di plak gigi. Para peneliti menduga mungkin bakteri itu tersebar selama seks oral, yang telah diidentifikasi dalam beberapa studi klinis sebagai faktor risiko BV.

NHS merekomendasikan untuk konsultasi ke dokter umum jika curiga mengalami BV. "Bakterial vaginosis biasanya diobati dengan tablet atau gel atau krim antibiotik. Ini diresepkan oleh dokter umum atau klinik kesehatan seksual," kata Agarwal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelumas Buatan Dapat Merusak Sperma, Peneliti Menyarankan Pakai Putih Telur saat Berhubungan Seks, Kok Bisa?

Pelumas Buatan Dapat Merusak Sperma, Peneliti Menyarankan Pakai Putih Telur saat Berhubungan Seks, Kok Bisa?

Health | Kamis, 24 Maret 2022 | 17:11 WIB

Berawal dari Kegagalan Operasi Vagina, Wanita Ini Ingin Edukasi Publik tentang Anatomi Klitoris

Berawal dari Kegagalan Operasi Vagina, Wanita Ini Ingin Edukasi Publik tentang Anatomi Klitoris

Health | Kamis, 24 Maret 2022 | 16:37 WIB

Tren Pengasapan Vagina Dengan Ramuan Rempah, Amakankah? Dokter Boyke Ungkap Jawabannya

Tren Pengasapan Vagina Dengan Ramuan Rempah, Amakankah? Dokter Boyke Ungkap Jawabannya

Health | Senin, 21 Maret 2022 | 19:30 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB