Awkarin Sebut Media Sosial Toxic, Kenali Tanda Kesehatan Mental Sudah Terkena Dampak Buruknya

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 28 Maret 2022 | 08:47 WIB
Awkarin Sebut Media Sosial Toxic, Kenali Tanda Kesehatan Mental Sudah Terkena Dampak Buruknya
Selebgram Karin Novilda atau Awkarin saat ditemui di acara peluncuran liquid 'Candu' miliknya di Kawasan Jakarta Pusat, Senin (14/12). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Awkarin, alias Karin Novilda, menyebut media sosial sebagai platform yang sangat toxic. Sebab, banyak orang menggunakan jejaring sosial sebagai 'ajang pamer', alih-alih menunjukkan hal positif yang sebenarnya.

"Menurut gue, media sosial itu toxic banget, untuk hal-hal yang sebenarnya tujuannya bukan memberi vibrasi positif. Istilahnya mungkin ada yang sekedar pamer atau mungkin ada tujuan tertentu terhadap individual tertentu," tulis Awkarin yang diunggah ulang oleh akun Instagram @insta.nyinyir.

Memang, peningkatan penggunaan media sosial selama 10 tahun terakhir menyebabkan lonjakan besar dalam jumlah waktu yang dihabiskan orang untuk online.

Ini penting karena kaum muda semakin menjalani kehidupan mereka di dunia maya. Selama ini pula, mereka rentan menjadi sasaran intimidasi (cuber bullying), penyebaran rumor, dan melihat hal yang tidak realistis tentang kehidupan orang lain, menurut laman Liberties.

Media sosial dapat memengaruhi kesehatan mental penggunanya. Berbagai penelitian menunjukkan sering menggunakan media sosial berisiko membuat orang cemas, depresi, dan kesepian.

Bahkan, penggunaan media sosial telah terbukti dapat meningkatkan risiko melukai diri sendiri dan bunuh diri.

Ilustrasi media sosial (pexels)
Ilustrasi media sosial (pexels)

Tanda media sosial telah memengaruhi kesehatan mental

Menurut laman Help Guide, media sosial menjadi masalah jika membuat seseorang mengabaikan hubungan tatap muka, mengalihkan perhatian dari pekerjaan atau sekolah, atau membuat rasa iri, marah, hingga tertekan.

Indikator media sosial telah memengaruhi kesehatan mental yakni:

  • Menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial daripada dengan teman-teman dunia nyata.
  • Membandingkan diri sendiri secara tidak baik dengan orang lain di media sosial.
  • Mengalami cyberbullying.
  • Kehidupan sekolah atau pekerjaan terganggu.
  • Tidak punya waktu untuk refleksi diri.
  • Terlibat dalam perilaku berisiko untuk mendapatkan 'like' atau reaksi positif di media sosial.
  • Pola tidur bermasalah.
  • Memburuknya gejala kecemasan atau depresi.

Semua dampak negatif tersebut dapat dicegah maupun dihilangkan dengan mengubah gaya hidup dan mengurangi waktu penggunaan media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awkarin Sebut Media Sosial Sangat Toxic, Seberapa Buruk Dampak Platform Ini untuk Kesehatan Mental?

Awkarin Sebut Media Sosial Sangat Toxic, Seberapa Buruk Dampak Platform Ini untuk Kesehatan Mental?

Health | Senin, 28 Maret 2022 | 07:25 WIB

Sebut Media Sosial Dipenuhi Toxic, Awkarin Malah Diserang: Ngomongin Diri Sendiri ya?

Sebut Media Sosial Dipenuhi Toxic, Awkarin Malah Diserang: Ngomongin Diri Sendiri ya?

Entertainment | Minggu, 27 Maret 2022 | 23:05 WIB

Juwita Bahar Perkenalkan Media Sosial yang Gabungkan NFT dan Kripto Sekaligus

Juwita Bahar Perkenalkan Media Sosial yang Gabungkan NFT dan Kripto Sekaligus

Press Release | Minggu, 27 Maret 2022 | 02:05 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB