Penyebab Tenggorokan Terasa Panas dan Cara Meredakannya

Yasinta Rahmawati

Senin, 28 Maret 2022 | 15:03 WIB
Penyebab Tenggorokan Terasa Panas dan Cara Meredakannya
Penyebab tenggorokan terasa panas dan cara meredakannyaI. (freepik)

Suara.com - Tenggorokan terasa panas atau terbakar adalah gejala umum dari infeksi maupun sejumlah kondisi medis lainnya. Ini dapat terjadi dengan sendirinya atau bersamaan dengan gejala lainnya. Untuk selengkapnya, berikut ini penyebab tenggorokan terasa panas dan cara meredakannya.

Dalam banyak kasus, seseorang dapat mengobati tenggorokan panas dengan cara alami di rumah. Misalnya, banyak istirahat dan minum banyak air putih. Bagi yang sedang mengalami tenggorokan panas, mari simak berikut ini penyebab tenggorokan terasa panas dan cara meredakannya yang dilansir dari situa Medical New Today, Senin (28/3/2022).

Penyebab Tenggorokan Panas

Ada beberapa penyebab tenggorokan terasa panas atau terbakar. Penting untuk mengetahui penyebabnya, adapu penyebabnya yakni sebagai berikut.

1. Pilek dan flu

Penyebab umum dari tenggorokan yang terbakar atau panas adalah pilek atau flu. Virus penyebab penyakit ini yang mempengaruhi sistem pernapasan. 

2. Tonsilitis

Amandel adalah gumpalan jaringan di bagian belakang tenggorokan yang membantu melawan virus dan bakteri. Tonsilitis adalah infeksi yang membuat amandel membengkak. Amandal dapat menyebabkan rasa sakit dan panas di tenggorokan. Tonsilitis biasanya sembuh dalam1-2 minggu.

Ilustrasi panas dalam (freepik/fathorr)
Ilustrasi tenggorokan panas. (freepik/fathorr)

3. GERD

baca juga

Penyakit refluks gastroesofageal ( GERD ) terjadi ketika otot yang menghubungkan kerongkongan atau pipa makanan ke perut menjadi terlalu lemah. Ketika otot tidak cukup kencang, makanan atau asam lambung bisa naik ke tenggorokan dan terkadang ke bagian belakang mulut sehingga menyebabkan rasa panas di tenggorokan.

4. Radang tenggorokan

Penyebab lainnya yang memicu tenggorokan terasa panas yaitu radang tenggorokan. Radang tenggorokan adalah infeksi bakteri yang menyebabkan beberapa gejala yang menyakitkan, salah satunya tenggorokan panas seperti terbakar.

5. Mononukleosis

Mononukleosis menular atau yang lebih dikenal sebagai mono adalah infeksi virus yang sangat menular. Gejala ini biasanya dirasakan oleh para remaja. Adapun salah satu gejala penyakit ini yakni tenggorokan panas. Biasanya gejala ini bertahan 4-6 minggu setelah kontak dengan virus. 

Cara Meredakan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maia Estianty Terkena GERD, Apa Bedanya dengan Sakit Maag?

Maia Estianty Terkena GERD, Apa Bedanya dengan Sakit Maag?

Health | Senin, 28 Maret 2022 | 09:50 WIB

Populer Kesehatan: Maia Estianty Idap GERD, 6 Kontroversi Mantan Menkes Terawan

Populer Kesehatan: Maia Estianty Idap GERD, 6 Kontroversi Mantan Menkes Terawan

Health | Minggu, 27 Maret 2022 | 20:06 WIB

Maia Estianty Menderita GERD hingga Dilarikan ke IGD, Perubahan Gaya Hidup Dapat Mengatasinya

Maia Estianty Menderita GERD hingga Dilarikan ke IGD, Perubahan Gaya Hidup Dapat Mengatasinya

Health | Minggu, 27 Maret 2022 | 14:02 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×