Roman Abramovich Diduga Keracunan Agen Saraf, Kenali Bahan Kimia yang Memengaruhi Sistem Saraf Ini

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 29 Maret 2022 | 15:28 WIB
Roman Abramovich Diduga Keracunan Agen Saraf, Kenali Bahan Kimia yang Memengaruhi Sistem Saraf Ini
Pemilik Chelsea FC Roman Abramovich [AFP]

Suara.com - Outlet investigasi Bellingcat, Selasa (29/3/2022), melaporkan pemilik klub sepak bola Chelsea, Roman Abramovich, berserta dua juru runding perdamaian Ukraina-Rusia diduga menderita gejala keracunan agen saraf.

Ketiga delegasi mengalami kulit meradang, mata iritasi, dan nyeri hebat di belakang mata. Gejala tersebut belangsung semalaman, lapor BBC.

Padahal, selama pertemuan tidak ada dari mereka yang makan selain cokelat dan air.

Spesialis senjata kimia percaya bahwa insiden tersebut disebabkan oleh penggunaan bahan kimia yang disengaja.

Pemilik Chelsea, Roman Abramovich. [GLYN KIRK / AFP]
Pemilik Chelsea, Roman Abramovich. [GLYN KIRK / AFP]

Mengenal agen saraf

Berdasarkan laman Departemen Kesehatan New York, agen saraf adalah bahan kimia yang memengaruhi sistem saraf. Efek kesehatannya mirip dengan yang dihasilkan oleh beberapa peptisida.

Agen saraf utama terdiri dari bahan kimia sarin (GB), soman (GD), tabun (GA) dan VX. Zat ini telah diproduksi untuk digunakan dalam perang kimia.

Beberapa sifat agen saraf antara lain:

  • Agen saraf adalah cairan pada suhu kamar, sementara VX lebih berminyak dari yang lain.
  • Agen saraf dapat bercampur dengan air dan sebagian besar pelarut lainnya.
  • Sarin menguap hampir secepat air, tetapi zat saraf lainnya menguap lebih lambat. VX menguap paling lambat, seperti oli motor.
  • Uap zat saraf lebih berat daripada udara, sehingga uap cenderung tetap dekat dengan tanah, lantai, atau daerah dataran rendah.
  • Agen saraf tidak berbau atau hanya memiliki sedikit bau.

Agen saraf tidak terjadi secara alami, jadi seseorang dapat terpapar jika ada serangan teroris atau pelepasan yang tidak disengaja dari fasilitas penyimpanan militer.

Gejala keracunan dapat datang dengan cepat. Dalam kondisi berat, agen saraf dapat menyebabkan sesak dada, kesulitan napas, muntah, dan inkontinensia masif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Asal-usul Agen Saraf, Zat yang Diduga Menyebabkan Roman Abramovich Keracunan saat Perundingan Ukraina-Rusia

Mengenal Asal-usul Agen Saraf, Zat yang Diduga Menyebabkan Roman Abramovich Keracunan saat Perundingan Ukraina-Rusia

Health | Selasa, 29 Maret 2022 | 14:42 WIB

Bos Chelsea Roman Abramovich Diduga Diracun Saat Perundingan Ukraina-Rusia

Bos Chelsea Roman Abramovich Diduga Diracun Saat Perundingan Ukraina-Rusia

Sumbar | Selasa, 29 Maret 2022 | 13:15 WIB

Roman Abramovich Diduga Keracunan Setelah Pembicaraan Damai Rusia-Ukraina

Roman Abramovich Diduga Keracunan Setelah Pembicaraan Damai Rusia-Ukraina

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 12:44 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB