Awkarin Sempat Mencari Calon FWB, Bagaimana Pendapat Terapis Seks tentang Hubungan Ini?

Rabu, 30 Maret 2022 | 14:55 WIB
Awkarin Sempat Mencari Calon FWB, Bagaimana Pendapat Terapis Seks tentang Hubungan Ini?
Awkarin (YouTube/TS Media)

Suara.com - Selebriti Awkarin alias Karin Novilda mengatakan bahwa ia pernah mencari seseorang untuk menjalin hubungan 'friends with benefits' (FWB) dengan dirinya.

Keinginannya itu muncul karena lelah berpacaran. Di sisi lain, ia juga perlu menyalurkan hasrat seksualnya.

"Gue membutuhkan kebutuhan untuk menyalurkan 'bakat' ya, jadi gue butuh 'agency' untuk nyalurin 'bakat' gue itu tadi. Akhirnya gue mau coba untuk kayak nyari FWB gitu," tutur Awkarin, dikutip dari YouTube TS Medis.

Namun hal itu tidak bertahan lama karena menurutnya hanya akan membuatnya terbawa perasaan atau baper.

Awkarin (YouTube/TS Media)
Awkarin (YouTube/TS Media)

Terlepas dari masalah Awkarin tersebut, bagaimana pendapat terapis seks tentang FWB?

Berbeda dari banyaknya anggapan negatif tentang FWB, terapis seks bersertifikat asal New York City, Holly Richmond, PhD, mengatakan bahwa hubungan FWB bisa menyehatkan apabila berhati-hati.

"Seperti semua hubungan, komunikasi adalah kunci untuk menjaga 'kewarasan' dalam situasi FWB," jelas Richmond, dilansir Health.

Richmond mengaku bahwa banyak pasiennya memiliki FWB dan hubungan itu berjalan dengan baik.

"Tetapi hanya karena mereka telah berkomunikasi dengan baik dan kedua belah pihak berada dalam kesepakatan yang sama," imbuhnya.

Baca Juga: Awkarin Blak-blakan Sempat 'Test Drive' Cari FWB yang Cocok: Gue Butuh Nyalurin

Tidak hanya itu, keuntungan lainnya dari FWB adalah bisa menentukan kapan waktu yang tepat untuk mengakhiri hubungan tersebut. Tujuannya adalah agar keduanya sama-sama tetap satu pendapat dari awal hingga akhir.

"Mungkin saat satu orang mulai naksir orang lain secara serius, atau mungkin ketika salah satu dari Anda mulai menangkap 'sinyal' adanya perasaan dalam hubungan itu," lanjutnya.

Tanda FWB sudah harus dihentikan adalah ketika hubungan itu sudah tidak lagi memenuhi kebutuhan satu sama lain. Misalnya, salah satu ingin mempunyai pasangan yang lebih mendukung secara emosional.

Pada akhirnya, Richmond mengatakan bahwa menjalin FWB tidak selalu menjadi ide yang buruk. Tetapi hubungan ini juga tidak sederhana.

"Bahkan ketika ada aturan yang ditetapkan, batas-batasnya bisa menjadi kabur," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI