Array

Kenali Gejala Afasia, Kondisi yang Membuat Aktor Amerika Bruce Willis Pensiun dari Dunia Akting

Kamis, 31 Maret 2022 | 18:51 WIB
Kenali Gejala Afasia, Kondisi yang Membuat Aktor Amerika Bruce Willis Pensiun dari Dunia Akting
Bruce Willis dan Emma Heming. [Shutterstock]

Suara.com - Aktor Bruce Willis pensiun dari dunia hiburan setelah didiagnosis afasia. Kondisi sang aktor diumumkan oleh istrinya Emma Heming Willis dan mantan istrinya Demi Moore di Instagram.

"Dengan banyak pertimbangan, Bruce Willis harus vakum dari karirnya yang sangat berarti dalam hidupnya," menurut pernyataan keluarga, dilansir Express.

Berdasarkan Alodokter, afasia merupakan gangguan berkomunikasi yang disebabkan oleh kerusakan otak. Gangguan ini dapat memengaruhi kemampuan berbicara, menulis, serta memahami kalimat saat membaca atau mendengar.

Gejala Afasia

Gejala afasia bisa bervariasi karena ini tergantung pada bagian otak yang mengalami kerusakan dan tingkat kerusakannya.

Bruce Willis di film The Expendables 2.
Bruce Willis di film The Expendables 2.

Berdasarkan gejala yang muncul, afasia dibagi menjadi beberapa jenis, yakni:

  • Afasia global

Ini adalah jenis afasia yang paling berat dan biasanya dialami setelah mengalami stroke. Umumnya, kondisi ini disebabkan oleh kerusakan yang luas di daerah otak.

Afasia global memengaruhi kemampuan membaca, menulis, serta memahami perkataan orang lain.

  • Afasia anomik

Penderita afasia anomik atau anomia biasanya mengalami kesulitan dalam memilih dan menemukan kata-kata ketika menulis maupun berbicara.

Baca Juga: Penelitian Besar Inggris Buktikan Covid-19 Sebabkan Penyusutan dan Kerusakan Otak

  • Afasia progresif primer

Jenis afasia ini menyebabkan penurunan kemampuan membaca, menulis, berbicara, dan memahami percakapan. Kondisi ini terjadi secara perlahan.

Afasia progresif primer jarang terjadi dan sulit ditangani.

  • Afasia Broca

Afasia Broca atau ekspresif, bisa juga disebut motor aphasia, membuat penderita sulit mengutarakan apa yang ingin disampaikannya meski ia tahu akan berkata apa.

Kondisi ini biasnaya disebabkan oleh kerusakan otak bagian kiri depan.

  • Afasia Wernicke

Afasia Wernicke atau reseptif, dikenal juga sensory aphasia, membuat penderita kesulitan memahami atau mengerti yang ia dengar maupun baca. Akibatnya, penderita juga mengeluarkan kaata-kata yang sulit dimengerti lawan bicara.

Afasia jenis ini disebabkan oleh kerusakan otak di bagian kiri tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI