Hotman Paris Takut Kena HIV Gegara Tubuh Makin Kurus, Memang Apa Saja Sih Gejalanya?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 07 April 2022 | 12:05 WIB
Hotman Paris Takut Kena HIV Gegara Tubuh Makin Kurus, Memang Apa Saja Sih Gejalanya?
Hotman Paris tampil stylish di atas Lamborghini (Instagram)

Suara.com - Tubuh Hotman Paris Hutapea belakangan terlihat lebih kurus dari sebelumnya. Pengacara kondang itu juga menyadari perubahan kondisi dari bobot tubuhnya.

"Iya saya merasa. Dari Januari itu mulai curiga, apakah saya sakit atau tidak?" kata Hotman Paris dikutip dari kanal YouTube Melaney Ricardo, Rabu (6/4/2022).

Bahkan, Hotman Paris takut perubahan kondisi tubuhnya terjadi akibat penyakit HIV. Oleh sebab otu ia langsung memeriksakan diri ke dokter. Kabar baiknya, hasil menunjukkan bahwa dirinya tidak terinfeksi penyakit tersebut.

Terlepas dari hasil tes Hotman Paris, penting juga untuk bisa mengenali gejala awal seorang terkena HIV. Sehingga bisa mendapatkan perawatan yang tepat.

Hotman Paris di acara 'Comel' (Tangkapan Layar Youtube Melaney Ricardo)
Hotman Paris di acara 'Comel' (Tangkapan Layar Youtube Melaney Ricardo)

Dilansir dari Healthline, heberapa minggu pertama setelah seseorang tertular HIV disebut tahap infeksi akut. Selama waktu ini, virus berkembang biak dengan cepat. Sistem kekebalan orang tersebut merespons dengan memproduksi antibodi HIV, yaitu protein yang mengambil tindakan untuk merespons infeksi.

Selama tahap ini, beberapa orang tidak memiliki gejala pada awalnya. Namun, banyak orang mengalami gejala pada bulan pertama atau lebih setelah tertular virus, tetapi mereka sering tidak menyadari bahwa HIV menyebabkan gejala tersebut.

Ini karena gejala stadium akut bisa sangat mirip dengan flu atau virus musiman lainnya. Gejala awal HIV dapat meliputi:

  • demam
  • panas dingin
  • pembengkakan kelenjar getah bening
  • sakit dan nyeri umum
  • ruam kulit
  • sakit tenggorokan
  • sakit kepala
  • mual
  • sakit perut

Karena gejala ini mirip dengan penyakit umum seperti flu, orang yang memilikinya mungkin berpikir bahwa mereka tidak perlu menemui penyedia layanan kesehatan.

Bahkan jika mereka melakukannya, penyedia layanan kesehatan mereka mungkin mencurigai flu atau mononukleosis dan bahkan mungkin tidak mempertimbangkan HIV.

baca juga

Setelah sekitar satu bulan pertama, HIV memasuki tahap latensi klinis. Tahap ini dapat berlangsung dari beberapa tahun hingga beberapa dekade.

Beberapa orang tidak memiliki gejala apa pun selama ini, sementara yang lain mungkin memiliki gejala minimal atau tidak spesifik. Gejala nonspesifik adalah gejala yang tidak berhubungan dengan satu penyakit atau kondisi tertentu.

Gejala nonspesifik ini mungkin termasuk:

  • sakit kepala dan sakit dan nyeri lainnya
  • pembengkakan kelenjar getah bening
  • demam berulang
  • keringat malam
  • kelelahan
  • mual
  • muntah
  • diare
  • penurunan berat badan
  • ruam kulit
  • infeksi jamur mulut atau vagina berulang
  • radang paru-paru
  • herpes zoster

Seperti pada tahap awal, HIV masih dapat ditularkan selama ini bahkan tanpa gejala dan dapat ditularkan ke orang lain.

Namun, seseorang tidak akan tahu bahwa mereka mengidap HIV kecuali mereka dites. Jika seseorang memiliki gejala-gejala ini dan mengira mereka mungkin telah terpapar HIV, penting bagi mereka untuk dites.

Gejala HIV pada tahap ini dapat datang dan pergi, atau berkembang dengan cepat. Perkembangan ini dapat diperlambat secara substansial dengan pengobatan.

Dengan penggunaan terapi antiretroviral ini secara konsisten, HIV kronis dapat bertahan selama beberapa dekade dan kemungkinan tidak akan berkembang menjadi AIDS, jika pengobatan dimulai cukup dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marshel Widianto Ketahuan Beli Konten Syur Dea OnlyFans, Hotman Paris Pisah Ranjang

Marshel Widianto Ketahuan Beli Konten Syur Dea OnlyFans, Hotman Paris Pisah Ranjang

Entertainment | Rabu, 06 April 2022 | 22:19 WIB

Perang di Ukraina Hambat Penanganan HIV-AIDS, WHO Bakal Kirim Obat Antiretroviral

Perang di Ukraina Hambat Penanganan HIV-AIDS, WHO Bakal Kirim Obat Antiretroviral

Health | Rabu, 06 April 2022 | 17:39 WIB

Sering Mesra dengan Wanita Lain, Hotman Paris Merasa Bersalah pada Istri

Sering Mesra dengan Wanita Lain, Hotman Paris Merasa Bersalah pada Istri

Entertainment | Rabu, 06 April 2022 | 13:29 WIB

Terkini

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

×