India Laporkan Kasus Pertama Varian XE, Seberapa Berbahayakah?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 07 April 2022 | 16:34 WIB
India Laporkan Kasus Pertama Varian XE, Seberapa Berbahayakah?
Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian XE. (Dok. Envato)

Suara.com - Baru-baru ini, India mengonfirmasi ditemukannya varian XE di tengah kasus virus corona Covid-19 yang turun bertahap dan pemerintah baru saja mencabut pembatasan perjalanan.

Brihanmumbai Municipal Corporation (BMC) telah mengonfirmasi deteksi kasus virus corona Covid-19 varian XE ini di Mumbai

Di samping BMC telah mengklaim bahwa varian XE ini ditemukan dalam sampel seorang desainer kostum Afrika Selatan, lembaga pemerintah pusat tidak setuju.

Karena, kasus virus corona baru yang terdeteksi ini belum jelas merupakan bentuk varian XE atau tidak. Sampel tersebut dikumpulkan dari desainer yang dites positif di Mumbai lebih dari sebulan sebelumnya.

Hanya beberapa hari sebelum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan kita semua tentang varian XE yang merupakan rekombinasi dari subvarian BA1 dan BA2 ini.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19, varian XE. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, varian XE. (Pixabay)

Sesuai prediksi WHO, rekombinan ini dapat menyebar jauh lebih cepat daripada varian Omicron. Meskipun kasus rawat inap varian Omicron ini lebih sedikit, varian ini bisa menginfeksi banyak orang.

Parahnya lagi, tingkat penularan varian Omicron yang memimpin gelombang ketiga virus corona Covid-19 pada awal 2022 meskipun ada upaya vaksinasi di seluruh dunia.

Sebelum kasus Mumbai, 637 kasus infeksi XE dilaporkan. Sebanyak 637 kasus varian XE, yang merupakan rekombinasi varian Omicron BA1 dan BA2 telah dikonfirmasi di Inggris sejauh ini.

"Varian XE ini telah menunjukkan tingkat pertumbuhan yang bervariasi dan kami belum bisa memastikan varian ini memiliki keunggulan pertumbuhan atau tidak," kata Susan Hopkins, Kepala Medis Penasihat, Badan Keamanan Kesehatan Inggris dikutip dari Times of India.

baca juga

Sejauh ini, tidak ada cukup bukti untuk menarik kesimpulan tentang penularan, tingkat keparahan atau efektivitas vaksin Covid-19.

Tidak ada gejala spesifik dan berbeda dari infeksi varian XE yang muncul ke permukaan. Namun, gejala umum virus corona Covid-19 akan tetap ada sejak gelombang pertama, yakni pilek, demam, sakit kepala, kelelahan, lemas, nyeri otot, sakit perut, dan mual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Virus Corona Varian XE, XD, dan XF: Gejala Hingga Tingkat Penularan

Mengenal Virus Corona Varian XE, XD, dan XF: Gejala Hingga Tingkat Penularan

Health | Kamis, 07 April 2022 | 13:58 WIB

Masih Menyebar di Masyarakat, Pakar Jelaskan Komponen COVID-19 Varian Omicron dan Subvariannya

Masih Menyebar di Masyarakat, Pakar Jelaskan Komponen COVID-19 Varian Omicron dan Subvariannya

Surakarta | Kamis, 07 April 2022 | 08:48 WIB

Varian XE Diduga Lebih Menular dari Varian Omicron, Ini Gejala yang Bisa Terjadi!

Varian XE Diduga Lebih Menular dari Varian Omicron, Ini Gejala yang Bisa Terjadi!

Health | Rabu, 06 April 2022 | 13:54 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×