Penyintas Covid-19 Tetap Berisiko Alami Pembekuan Darah selama 6 Bulan, Termasuk yang Bergejala RIngan

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 07 April 2022 | 17:17 WIB
Penyintas Covid-19 Tetap Berisiko Alami Pembekuan Darah selama 6 Bulan, Termasuk yang Bergejala RIngan
Ilustrasi pembekuan darah [Foto: Antara]

Suara.com - Sebuah data terbaru yeng terbit di British Medical Journal pada Kamis (31/3/2022) pekan lalu, menunjukkan bahwa orang yang terinfeksi Covid-19 juga mengalami peningkatan risiko pembekuan darah.

Dalam data ini dijelaskan bahwa pernah terinfeksi virus corona berarti berisiko 5 kali lipat mengalami trombosis vena (DVT) dan 33 kali lipat mengalami penyumbatan darah di paru-paru dalam 30 hari setelah terinfeksi.

Penelitian sebelumnya memang sudah menunjukkan bahwa tertular SARS-CoV-2 dikaitkan dengan peningkatan risiko pembekuan darah. Tetapi belum jelas berapa lama risiko tetap ada dan apakah infeksi ringan juga berisiko.

Secara keseluruhan, peneliti Anne-Marie Fors Connolly dari Universitas Ume, Swedia, mengidentifikasi:

  • peningkatan 33 kali lipat dalam risiko emboli paru atau penyumbatan pembuluh darah di paru-paru selama enam bulan setelah terinfeksi
  • peningkatan 5 kali lipat peningkatan risiko deep vein thrombosis (DVT) atau trombosis vena selama 2 hingga 3 bulan setelah terinfeksi
  • hampir 2 kali lipat peningkatan risiko pendarahan dalam 30 hari setelah terinfeksi Covid-19
Ilustrasi pembekuan darah (Freepik/sci8indy)
Ilustrasi pembekuan darah (Freepik/sci8indy)

Meski risiko tertinggi tetap pada pasien dengan Covid-19 parah, orang yang mengalami infeksi ringan juga memiliki risiko DVT sebanyak 3 kali lipat dan 7 kali lipat untuk emboli paru.

Tidak ada peningkatan risiko perdarahan yang ditemukan pada mereka yang mengalami infeksi ringan, lapor The Guardian.

"Emboli paru bisa berakibat fatal, jadi penting untuk mewaspadai (risiko ini)," kata Connolly.

Ia menambahkan, "jika tiba-tiba sesak napas, dan tidak hilang, (dan) Anda pernah terinfeksi virus corona, mungkin ada baiknya mencari bantuan, karena kami menemukan peningkatan risiko ini hingga enam bulan."

Hasil penelitian ini tetap relevan di masa varian Omicron seperti sekarang ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan, Mengatasi Mual hingga Menghambat Pembekuan Darah

5 Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan, Mengatasi Mual hingga Menghambat Pembekuan Darah

Health | Rabu, 02 Februari 2022 | 11:34 WIB

Akibat Covid-19, Lelaki Ini Alami Pembekuan Darah di Penis Hingga Nyeri

Akibat Covid-19, Lelaki Ini Alami Pembekuan Darah di Penis Hingga Nyeri

Health | Rabu, 19 Januari 2022 | 08:33 WIB

Peneliti Unkgap Pemicu Kasus Langka Pembekuan Darah Pada Penerima Vaksin AstraZeneca

Peneliti Unkgap Pemicu Kasus Langka Pembekuan Darah Pada Penerima Vaksin AstraZeneca

Health | Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:45 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB