Benarkah Keseringan Keramas Bisa Sebabkan Rambut Rontok? Ini Faktanya!

Jum'at, 08 April 2022 | 15:54 WIB
Benarkah Keseringan Keramas Bisa Sebabkan Rambut Rontok? Ini Faktanya!
Ilustrasi keramas (Pixabay/jackmac34)ff

Suara.com - Banyak orang yakin kalau keramas bisa meningkatkan risiko kerontokan dan kebotakan. Rambut rontok saat mandi ini tidak hanya dialami pria, tetapi juga wanita.

Dr Earim Chaudry dari Men's Health Platform Manual, mengatakan sebagian besar orang mungkin melihat banyak rambut rontok di lubang pancuran atau lantai ketika membilas maupun mengeringkan rambut.

"Memijat kepala dengan sampo atau serum bisa menyebabkan rambut rontok. Jadi, tak mengherankan kalau banyak orang percaya keramas teratur bisa menyebabkan kerontokan rambut," kata Dr Chaudry dikutip dari Express.

Tapi, Anda perlu tahu bahwa rambut rontok saat mandi adalah hal yang normal. Rambut rontok saat mandi bisa terjadi karena Anda merangsang kulit kepala saat keramas atau mengeringkan rambut.

Menurut American Academy of Dermatologists, kerontokan rambut sebanyak 50 hingga 100 helai rambut per hari adalah hal yang normal.

Ilustrasi Rambut Rontok (freepik)
Ilustrasi Rambut Rontok (freepik)

Pada orang yang memiliki rambut lebih panjang, kerontokan mungkin akan lebih sering terjadi.

"Rambut rontok selama keramas dan pengeringan sangatlah normal. Tapi, keseringan keramas hanya akan menyebabkan kerusakan lebih parah karena paparan bahan kimia dan tekanan pada folikel rambut," jelasnya.

Faktanya, keramas secara teratur, terutama bila Anda rentan terhadap minyak justru akan membantu menjaga kesehatannya.

Menjaga rambut Anda bersih dan menghilangkan produk, minyak, polutan, dan penumpukan lainnya benar-benar dapat meningkatkan kesehatan rambut dan kulit kepala Anda.

Baca Juga: Mengenal Varian XE, XD dan XF, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Berbahaya?

Pada pria, rambut rontok saat mandi biasanya tidak ada hubungannya dengan pola kebotakan pria, serta tidak akan mempercepat prosesnya.

"Kebotakan pria dapat menyebabkan banyak rasa malu dan rasa sakit bagi banyak orang, sehingga mereka bisa menggunakan alat penumbuh rambut," kata Dr Chaudry.

Meskipun ada langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk menghindari kerontokan rambut, pola kebotakan pria biasanya bersifat genetik atau hormon.

Para ahli menunjukkan penelitian yang telah menunjukkan bahwa kebotakan pria disebabkan oleh hormon yang disebut Dihydrotestosterone (DHT), hormon seks pria yang pada dasarnya menyebabkan karakteristik pria.

Hormon ini kaya akan sifat androgenik, karena androgen bertanggung jawab untuk pertumbuhan rambut, tingkat normalnya sangat penting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI