4 Kebiasaan Saat Puasa yang Bikin Berat Badan Naik

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 11 April 2022 | 06:04 WIB
4 Kebiasaan Saat Puasa yang Bikin Berat Badan Naik
Ilustrasi berat badan naik (pexels)

Suara.com - Puasa selama satu bulan penuh, artinya asupan makanan yang Anda santap pun menjadi berkurang. Logikanya, berat badan pun harusnya turun, bukan? Tapi yang aneh, kenapa berat badan naik saat puasa?

Ternyata, berat badan naik saat puasa bisa disebabkan oleh beberapa kebiasaan sepele yang tidak Anda sadari. Apa saja itu? Yuk, simak kebiasaan-kebiasaan kecil saat puasa yang memicu kenaikan berat badan, seperti dilansir dari Mayo Clinic.

1. Langsung tidur setelah makan sahur
Setelah sahur, Anda buru-buru salat Subuh, dan langsung kembali ke tempat tidur untuk membayar kekurangan waktu tidur. Nah, kebiasaan ini bisa jadi penyebab berat badan naik saat puasa, lho.

Alasannya, kalori dari makanan sahur bukan digunakan sebagai energi untuk melakukan aktivitas, melainkan dibakar selama tidur. Dan Anda pasti tahu, saat tidur tubuh membakar lebih sedikit energi dibandingkan Anda berjalan, melakukan pekerjaan rumah, atau aktivitas lainnya.

Jadi, pastikan Anda tidak langsung tidur setelah sahur, ya. Isi waktu setelah sahur dengan membereskan kamar, berolahraga ringan, atau beribadah.

2. Kurang tidur
Banyak orang menjadi kurang tidur di bulan puasa. Alasannya adalah untuk menunggu sahur. Mereka khawatir, jika tertidur, maka bangun sahur akan menjadi lebih sulit dilakukan.

Padahal, selain bikin Anda mengantuk, kurang tidur juga bisa jadi penyebab berat badan naik saat puasa. etika Anda kurang tidur, pengaturan senyawa kimi grelin, yang meningkatkan rasa lapar, akan mengalami gangguan. Itulah sebabnya, ketika Anda kurang tidur, perut akan terasa lapar dan memicu Anda untuk makan lebih banyak daripada seharusnya.

3. Buka puasa pakai es dan gorengan
Kedua minuman dan makanan favorit buka puasa itu bisa bikin tubuh Anda kelebihan kalori, yang nantinya berujung pada kenaikan berat badan. Makanan dan minuman ini membuat jumlah asupan kalori jadi jauh lebih banyak. Kebanyakan mengonsumsi makanan manis saat berbuka atau makanan tinggi lemak saat sahur membuat asupan kalori yang didapat jauh lebih banyak daripada yang dibutuhkan.

Jika ekstra kalori ini tidak dibakar menjadi energi, tubuh akan menyimpannya sebagai lemak. Seiring waktu, kondisi tersebut bisa menyebabkan berat badan naik saat puasa.

4. Tidak olahraga
Puasa seharusnya tidak jadi alasan untuk tidak berolahraga. Meski lemas, Anda tetap perlu bergerak. Pilih saja olahraga intensitas ringan yang dilakukan di sore hari.

Tidak olahraga dan malas bergerak, terutama setelah makan sahur atau berbuka, bisa jadi penyebab berat badan naik saat puasa. Kalori dari makanan yang seharusnya digunakan sebagai energi untuk beraktivitas, malah mengendap menjadi lemak. Lemak yang menumpuk ini nantinya bisa membuat berat badan naik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Natasha Wilona Ngaku Hanya Konsumsi Nasi 3 Sendok Makan, Benarkah Efektif Menurunkan Berat Badan?

Natasha Wilona Ngaku Hanya Konsumsi Nasi 3 Sendok Makan, Benarkah Efektif Menurunkan Berat Badan?

Health | Minggu, 10 April 2022 | 21:25 WIB

Bunda Harus Tahu, Ini Pentingnya Kandungan Zat Besi dalam Menu MPASI

Bunda Harus Tahu, Ini Pentingnya Kandungan Zat Besi dalam Menu MPASI

Health | Minggu, 10 April 2022 | 19:04 WIB

7 Menu Buka Puasa untuk Diet, Tetap Kenyang Tanpa Khawatir Berat Badan Naik

7 Menu Buka Puasa untuk Diet, Tetap Kenyang Tanpa Khawatir Berat Badan Naik

Lifestyle | Minggu, 10 April 2022 | 14:51 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB