Awas, Anak yang Suka Rebahan dan Malas Gerak Lebih Berisiko Mengalami Osteoporosis

Yasinta Rahmawati

Senin, 11 April 2022 | 10:18 WIB
Awas, Anak yang Suka Rebahan dan Malas Gerak Lebih Berisiko Mengalami Osteoporosis
Ilustrasi gambar anak bermain gadget (pixabay)

Suara.com - Osteoporosis selama ini dianggap sebagai penyakit orang tua. Sebab seiring bertambahnya usia, tulang menjadi kurang padat dan lebih rentan patah. Tapi tahukah Anda, masa kanak-kanak berperan besar dalam terjadinya osteoporosis saat dewasa.

Alasannya, massa tulang yang dicapai seseorang di masa kanak-kanak dan selama masa remaja membantu menentukan kesehatan tulang seumur hidup mereka.

Melansir dari Very Well Family, kemungkinan seorang anak terkena osteoporosis di kemudian hari tergantung pada seberapa banyak massa tulang yang ia capai pada saat mereka mencapai usia 30 tahun, serta seberapa cepat ia kehilangannya setelah itu.

Semakin tinggi massa tulang puncak, semakin banyak tulang yang akan disimpan dan semakin kecil kemungkinan untuk terkena osteoporosis seiring bertambahnya usia.

Kebanyakan orang tua percaya bahwa begitu remaja mencapai tinggi badan maksimalnya, mereka selesai berkembang.

Namun kenyataannya, masa remaja akhir adalah waktu yang vital untuk pertumbuhan tulang, bahkan setelah remaja sudah dewasa.

ilustrasi anak bermain.[Pexels]
ilustrasi anak bermain.[Pexels]

Sebuah penelitian di JAMA Pediatrics mengukur aktivitas fisik dan kekuatan tulang dari 309 remaja selama periode empat tahun.

Jendela empat tahun penelitian mencakup anak perempuan usia 10 sampai 14 dan anak laki-laki usia 12 sampai 16. Jangka waktu ini sangat penting karena sebanyak 36 persen dari kerangka manusia terbentuk dan tulang sangat responsif terhadap aktivitas fisik.

Apa yang peneliti temukan adalah bahwa remaja yang kurang aktif bergerak memiliki tulang yang lebih lemah. Dengan kata lain, anak-anak yang hanya duduk-duduk bermain game, menggunakan teknologi atau hanya malas tidak membebani tulang mereka dengan aktivitas fisik.

baca juga

Meskipun anak laki-laki memiliki tulang yang lebih besar dan kuat selama penelitian, tulang mereka sama seperti perempuan dalam merespons aktivitas fisik.

Selain itu, para peneliti mencatat bahwa jenis aktivitas fisik tidak harus olahraga rutin agar efektif. Faktanya, aktivitas singkat seperti menari di sekitar rumah, mengejar anjing, atau melompat-lompat juga berdampak positif pada kesehatan tulang.

Jadi yang perlu digarisbawahi adalah, kunci untuk tulang kuat adalah anak meletakkan gadget dan membatasi waktu layar demi aktivitas fisik yang lebih banyak. Bahkan hanya berjalan-jalan dapat meningkatkan kesehatan tulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buah Plum dan Prune Sangat Bagus bagi Penderita Osteoporosis, Begini Penjelasannya!

Buah Plum dan Prune Sangat Bagus bagi Penderita Osteoporosis, Begini Penjelasannya!

Health | Rabu, 06 April 2022 | 14:53 WIB

Cegah Osteoporosis dan Osteoarthritis, Makanlah 5-6 Buah Plum Setiap Hari!

Cegah Osteoporosis dan Osteoarthritis, Makanlah 5-6 Buah Plum Setiap Hari!

Health | Kamis, 31 Maret 2022 | 08:54 WIB

Mengenal Glukomanan, Zat dari Tanaman Konjac yang Berkhasiat Menurunkan Berat Badan

Mengenal Glukomanan, Zat dari Tanaman Konjac yang Berkhasiat Menurunkan Berat Badan

Press Release | Senin, 28 Maret 2022 | 20:08 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB