Temuan Baru, Varian Omicron Bisa Sebabkan ISPA Pada Anak-anak!

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 18 April 2022 | 16:06 WIB
Temuan Baru, Varian Omicron Bisa Sebabkan ISPA Pada Anak-anak!
Ilustrasi anak-anak.[Pixabay]

Suara.com - Sebuah penelitian menemukan hubungan yang kuat antara terjadinya infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) pada anak dengan varian Omicron.

Penelitian yang diterbitkan di JAMA Pediatrics mengatakan anak-anak sangat rentan terhadap infeksi saluran pernapasan atas karena saluran udara mereka yang kecil dan relatif dapat dilipat.

Sebelumnya, varian Omicron ini cukup mendominasi pada gelombang ketiga infeksi virus corona Covid-19 di seluruh dunia mulai Desember 2021.

Varian Omicron itu menyapu seluruh dunia dalam waktu singkat dan menggantikan varian Delta yang sempat mendominasi.

WHO pun menetapkan varian Omicron ini sebagai varian dalam perhatian, karena sangat mudah menular.

Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)
Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)

"Varian Omicron diketahui menyebabkan penyakit dengan tingkat keparahan lebih rendah daripada varian Delta," kata para peneliti dikutip dari Times of India.

Hal itu mungkin disebabkan oleh varian Omicron bereplikasi kurang efisien di parenkim paru-paru dan lebih efisien di saluran udara konduksi.

Studi ini menemukan bahwa tingkat infeksi saluran napas atas pediatrik meningkat selama lonjakan varian Omicron.

Studi tersebut menemukan lebih dari seperlima anak-anak yang dirawat di rumah sakit dengan SARS-CoV-2 dan infeksi saluran napas atas mengembangkan penyakit parah.

Para peneliti telah memperingatkan bahwa anak-anak dengan infeksi saluran napas atas yang parah berisiko mengalami serangan jantung akibat obstruksi saluran napas atas yang terjadi cepat.

Mereka mungkin memerlukan terapi yang biasanya diberikan di unit perawatan intensif, termasuk pemberian epinefrin rasemat nebulisasi, campuran helium-oksigen, dan intubasi.

Mulanya, pakar kesehatan mengatakan gejala awal virus corona Covid-19 pada anak adalah muntah-muntah, demam tinggi dan diare. Pada anak yang lebih besar, mereka bisa mengalami sakit kepala.

Dr Anamika Dubey, konsultan senior, pediatri di Rumah Sakit Anak Madhukar Rainbow mengatakan kepada TOI bahwa keterlibatan paru-paru pada anak-anak dalam kasus virus corona sangat jarang.

Data yang diperoleh dari CDC AS dan studi penelitian mengatakan bahwa risiko anak dirawat di rumah sakit karena virus corona adalah 1 dari 14.085 dan risiko mengembangkan gejala parah adalah 1 dalam 10 juta.

Dokter telah meminta orang tua untuk mengawasi tanda-tanda peringatan seperti kesulitan bernapas, seperti pernapasan dangkal atau napas cepat, perubahan warna bibir atau wajah, nyeri dada dan ketidaknyamanan, serta kurangnya interaksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Ancaman Varian XE, XD, dan XF, Kemenkes Minta Masyarakat Disiplin Lakukan Protokol Kesehatan

Waspada Ancaman Varian XE, XD, dan XF, Kemenkes Minta Masyarakat Disiplin Lakukan Protokol Kesehatan

Health | Minggu, 17 April 2022 | 16:17 WIB

Subvarian BA4 dan BA5 dari Varian Omicron Berisiko Lolos dari Antibodi, Ini Kata Ahli!

Subvarian BA4 dan BA5 dari Varian Omicron Berisiko Lolos dari Antibodi, Ini Kata Ahli!

Health | Jum'at, 15 April 2022 | 14:31 WIB

WHO: Belum Waktunya Menurunkan Kewaspadaan Terhadap Covid-19

WHO: Belum Waktunya Menurunkan Kewaspadaan Terhadap Covid-19

Health | Kamis, 14 April 2022 | 15:17 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB