Kini Bisa Tes Batuk Lewat Ponsel, Akuratkah Penyakit Paru Dideteksi Hanya dari Suara?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 21 April 2022 | 10:50 WIB
Kini Bisa Tes Batuk Lewat Ponsel, Akuratkah Penyakit Paru Dideteksi Hanya dari Suara?
Ilustrasi batuk. [Envato/Wavebreakmedia]

Suara.com - Terobosan baru diluncurkan oleh telemedicine Alodokter dengan membuat fitur tes batuk pada aplikasinya. Fitur itu dimaksudkan untuk memudahkan dokter dalam mendiagnosis terkait penyakit paru dari jarak jauh.

Cofounder & President Director Alodokter Suci Harum Sari menjelaskan, fitur itu baru bisa digunakan apabila pengguna mendapatkan rekomendasi dari dokter saat berkonsultasi online. Setelah itu, pengguna harus merekam suara batuk pada aplikasi.

Hasil dari tes batuk akan keluar di aplikasi Alodokter dalam hitungan detik. Kemudian akan diterjemahkan oleh dokter. 

"Akurasi dari tes batuk ini mencapai 97 persen, bisa setara dengan tes konvensional," kata Suci dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (20/4/2022).

Batuk merupakan gejala infeksi pneumonia misterius di China. (Shutterstock)
Batuk merupakan gejala infeksi pneumonia misterius di China. (Shutterstock)

Tes batuk itu bisa mendeteksi enam kondisi paru berbeda, di antaranya infeksi paru (pneumonia), asma, penyakit paru obstruksi kronis (PPOK), ispa, batuk rejan, dan bronkitis. 

Head of Medical Community Operations Alodokter dr. Alni Magdalena menjelaskan bahwa tes suara untuk deteksi penyakit telah menjadi hal lazim dalam ilmu kedokteran. Sebab, setiap penyakit gangguan pernapasan pasti memiliki suara napas maupun batuk yang khas.

"Waktu saya di kedokteran belajar namanya suara nafas normal seperti apa, lalu kalau orang asma nafasnya seperti apa, orang yang punya PPOK, bronkitis, pneumonia itu juga punya suara nafas masing-masing. Kecerdasan itu yang akhirnya dipelajari juga oleh mesin (untuk deteksi suara batuk), ribuan data dikumpulkan pada machin learning," tuturnya.

Itu sebabnya, tes batuk melalui ponsel dimungkinkan memiliki tingkat akurasi setara dengan pemeriksaan konvensional, lanjut dokter Alni. 

Sebelum digunakan di Indonesia, teknologi machin learning tersebut telah terakreditasi dan digunakan di Australia juga Eropa melalui perusahaan teknologi diagnosis kesehatan digital dari Australia, ResApp.

baca juga

"ResApp telah lulus tes dalam 22 clinical trial dan telah dipublikasikan oleh banyak jurnal medis," kata Alni.

Tes batuk tersebut bisa digunakan mulai dari usia berapa pun, asalkan bisa merekam suara batuk secara jelas. Dokter Alni menambahkan, setelah hasil tes suara batuk, dokter terlebih dahulu akan menyocokkan riwayat penyakit pasien sebelum menegakan diagnostik dan memutuskan lanjutan pengobatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Terapi Garam, Perawatan yang Dipilih Zaskia Adya Mecca untuk Atasi Batuk Pilek Anak

Mengenal Terapi Garam, Perawatan yang Dipilih Zaskia Adya Mecca untuk Atasi Batuk Pilek Anak

Health | Rabu, 20 April 2022 | 15:32 WIB

6 Obat Batuk Alami untuk Dewasa, Ampuh Meredakan Gejala

6 Obat Batuk Alami untuk Dewasa, Ampuh Meredakan Gejala

Health | Rabu, 20 April 2022 | 12:49 WIB

4 Manfaat Kencur untuk Kesehatan, Salah Satunya Mengobati Batuk

4 Manfaat Kencur untuk Kesehatan, Salah Satunya Mengobati Batuk

Your Say | Senin, 18 April 2022 | 13:25 WIB

Terkini

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

×