Obat yang Biasa Digunakan Ibu Hamil untuk Kecemasan Bisa Meningkatkan Risiko Cacat pada Bayi

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 21 April 2022 | 15:26 WIB
Obat yang Biasa Digunakan Ibu Hamil untuk Kecemasan Bisa Meningkatkan Risiko Cacat pada Bayi
Ilustrasi bayi. (Pexels)

Suara.com - Peneliti menemukan bahwa obat yang umum digunakan pengidap kecemasan ternyata dapat meningkatkan risiko cacat pada bayi.

Obat ini disebut Pregabalin, umumnya digunakan untuk nyeri neuropatik karena kerusakan saraf dan biasanya diresepkan untuk pasien yang mengidap kecemasan, epilepsi, dan nyeri saraf.

Ketika diresepkan untuk kecemasan, obat ini dirancang untuk menghentikan otak melepaskan bahan kimia yang membuat pengidap merasa cema, lapor The Sun.

Namun, kini obat tersebut telah dikaitkan dengan sedikit peningkatan risiko kelainan pada bayi, terutama yang memengaruhi sistem saraf, mata, wajah, sistem kemih, dan alat kelamin.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh negara-negara Nordik, menunjukkan bahwa risiko kelainan meningkat 5,6% bagi ibu hamil yang menggunakan pregabalin pada trimester pertama.

Pregabalin (Kalbemed)
Pregabalin (Kalbemed)

Studi ini mengamati 2.700 ibu hamil yang menggunakan Pregabalin pada trimester pertama antara tahun 2005 hingga 20016. Menurut peneliti, masa ini pengguna obat tersebut meningkat.

Pasien biasanya meminum obat dalam dua atau tiga dosis terpisah. Sementara penderita epilepsi juga akan terus menggunakan Pregabalin walau kondisi mereka telah terkendali.

Kini, para dokter di Inggris telah diperingatkan untuk tidak meresepkan obat ini untuk wanita hamil, mengikuti penelitian di negara-negara Nordik.

Sementara pengidap kecemasan yang mendapat resep obat ini biasanya akan disarankan untuk menggunakan kontrasepsi agar tidak hamil dulu.

Kepala petugas keamanan Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan (MHRA), Alison Cave, mengatakan badan tersebut telah meninjau hasilnya secara hati-hati dan akan terus menjaga keamanan Pregabalin di bawah pengawasan ketat.

"Penting bagi Anda untuk berbicara dengan dokter sebelum menghentikan Pregabalin atau membuat perubahan apa pun pada obat-obatan yang biasa," kata Cave.

"Rasa sakit, kecemasan, atau epilepsi yang tidak diobati biasa berbahaya bagi Anda dan bayi yang belum lahir," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh! Warga China Dihantui Kecemasan, Penyebaran COVID-19 Melalui Transmisi Aerosol Mulai Terjadi

Duh! Warga China Dihantui Kecemasan, Penyebaran COVID-19 Melalui Transmisi Aerosol Mulai Terjadi

Surakarta | Kamis, 14 April 2022 | 11:19 WIB

Kendall Jenner Sempat Alami Kecemasan Sosial, Begini Cara Sang Model Mengatasinya

Kendall Jenner Sempat Alami Kecemasan Sosial, Begini Cara Sang Model Mengatasinya

Health | Rabu, 13 April 2022 | 19:11 WIB

Pengidap Gangguan Kecemasan Sosial akan Canggung saat Berinteraksi dengan Orang Lain, Apa Penyebabnya?

Pengidap Gangguan Kecemasan Sosial akan Canggung saat Berinteraksi dengan Orang Lain, Apa Penyebabnya?

Health | Selasa, 12 April 2022 | 14:44 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB