3 Jenis Vaksin Ditambahkan ke Dalam Imunisasi Rutin Anak, Menkes Budi Ungkap Alasannya

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 23 April 2022 | 12:55 WIB
3 Jenis Vaksin Ditambahkan ke Dalam Imunisasi Rutin Anak, Menkes Budi Ungkap Alasannya
Ilustrasi imunisasi rutin anak. (Shutterstock)

Suara.com - Menkes Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin ungkap alasan menambah tiga jenis vaksin imunisasi rutin wajib anak Indonesia.

Tiga jenis vaksin itu adalah PCV, Rotavirus, dan vaksin HPV, yang dikatakan Menkes Budi sebagai cara untuk mengurangi angka kematian ibu dan anak Indonesia.

Menkes Budi menjelaskan kematian ibu tertinggi disebabkan karena kanker payudara dan kanker serviks atau kanker leher rahim.

"Kita cek ada vaksinnya untuk ibu itu vaksin kanker serviks, (vaksin) yang untuk kanker payudara belum ada," ujar Menkes Budi dalam konferensi pers Pekan Imunisasi Dunia, beberapa waktu lalu.

Adapun vaksin HPV (human papillomavirus) berfungsi ampuh mencegah kanker serviks. Sehingga vaksin ini diberikan pada anak perempuan usia kelas 5 dan 6 SD atau kisaran usia 10 hingga 13 tahun.

Sedangkan kematian anak tertinggi disebabkan karena infeksi, dan infeksi yang paling sering ditemukan adalah diare dan pneumonia atau peradangan infeksi paru.

"Selanjutnya untuk mencegah pneumonia pada anak dengan menggunakan vaksin PCV dan diare ada vaksin rotavirus," jelas Menkes Budi.

Secara spesifik, vaksin PCV bertujuan untuk mencegah penyakit radang paru, radang selaput otak, radang telinga yang disebabkan oleh bakteri Pneumokokus.

Vaksin rotavirus untuk mencegah diare berat dan komplikasinya yang disebabkan oleh virus Rota.

baca juga

Sayang, ketiga jenis vaksin tambahan ini baru diselenggarakan di beberapa daerah Indonesia, dengan prevalensi penyakit kanker serviks, pneumonia, dan diare tertinggi.

Dengan penambahan tiga jenis vaksin ini, artinya terdapat 14 jenis imunisasi rutin wajib anak Indonesia, dari yang tadinya hanya 11 jenis vaksin yang ada.

"Kita melihat cara paling efektif yang lebih murah adalah intervensi kesehatan yang fokus di hulu (pencegahan), dibanding fokus intervensi di hilir (pengobatan) di rumah sakit," tutup Menkes Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejar Target Imunisasi Dasar Lengkap, Menkes Budi Gunadi Minta Kepala Daerah Aktif

Kejar Target Imunisasi Dasar Lengkap, Menkes Budi Gunadi Minta Kepala Daerah Aktif

Health | Jum'at, 22 April 2022 | 20:48 WIB

Bulan Imunisasi Anak Nasional, Ini 3 Strategi Pemerintah untuk Tingkatkan Cakupan Imunisasi

Bulan Imunisasi Anak Nasional, Ini 3 Strategi Pemerintah untuk Tingkatkan Cakupan Imunisasi

Health | Selasa, 19 April 2022 | 05:05 WIB

Manfaat Imunisasi Anak Bukan Cuma untuk Cegah Penyakit Menular, Tapi Juga Menurunkan Risiko Stunting

Manfaat Imunisasi Anak Bukan Cuma untuk Cegah Penyakit Menular, Tapi Juga Menurunkan Risiko Stunting

Health | Selasa, 19 April 2022 | 04:17 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×