Jangan Pungut Makanan yang Jatuh ke Lantai Meski Belum Lima Menit, Peneliti Temukan Fakta Mengerikan, Apa Itu?

Ririn Indriani, Lilis Varwati

Minggu, 24 April 2022 | 08:25 WIB
Jangan Pungut Makanan yang Jatuh ke Lantai Meski Belum Lima Menit,  Peneliti Temukan Fakta Mengerikan, Apa Itu?
Jangan Pungut Makanan yang Jatuh ke Lantai Meski Belum Lima Menit, Peneliti Temukan Fakta Mengerikan. (Shutterstock)

Suara.com - Kebanyakan orang Indonesia mungkin pernah memungut makanan yang telah jatuh ke lantai lalu kembali menyantapnya karena merasa 'belum lima menit'.

Istilah 'belum lima menit' populer diucapkan masyarakat untuk menandai makanan yang jatuh belum terlalu lama, sehingga dianggap masih layak dikonsumsi. Padahal nyatanya tidak demikian.

Guru Besar Universitas Bina Nusantara Prof. Ingrid S. Surono, MSc, Ph.D., mengingatkan jangan pernah mengonsumsi makanan yang telah jatuh walaupun belum lima menit, bahkan meski baru beberapa detik sekalipun.

Mengapa? Karena para ilmuwan di Universitas Clemson, Amerika Serikat, pernah melakukan penelitian pada 2006 terkait jumlah bakteri dan kuman yang menempel pada makanan saat jatuh. Mereka memakai tiga jenis lantai, yakni karpet, keramik, dan kayu.

"Peneliti ini menginokulasikan salmonella ke keramik kemudian menempelkan makanan selama 5 detik. Ternyata 99 persen kuman salmonella itu nempel semua. Kalau 5 menit kuman pasti sudah berkembangbiak," papar prof Ingrid dalam webinar Indonesia Hygiene Forum (IHF) beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan bahwa gizi dalam makanan menjadi sumber berkembangbiak bagi mikroba seperti kuman. Oleh sebab itu, mereka dapat bertambah banyak walaupun hanya dalam hitungan menit.

Penelitian juga menemukan lama waktu bertahannya kuman pada setiap jenis lantai. Prof. Ingrid mengatakan, mikroba paling bertahan lama dengan jumlah yang banyak pada lantai karpet.

"Walaupun sudah menempel 8 jam, mikroba di karpet jumlahnya hampir sekitar 10 juta," imbuhnya.

Sementara jumlah mikroba pada lantai kayu dan keramik sekitar puluhan ribuan dalam rentang waktu yang sama.

baca juga

"Itu pun sudab cukup untuk membuatnya menyebabkan infeksi penyakit. Kalau nanti dia menemukan kondisi memadai untuk berkembangbiak, bisa mencapai dosis infeksi," kata prof Ingrid.

Setelah satu hari penuh, jumlah mikroba di lantai tetap stabil. Sementara pada lantai kayu, jumlah mikroba semakin menurun setelah 12 jam.

Oleh sebab itu, Prof Ingrid mengingatkan, penting untuk menjaga kebersihan rumah, termasuk juga lantai.

Ia mengatakan bahwa secara alami manusia memang akan selalu hidup berdampingan dengan mikroba. Di dalam tubuh manusia bahkan juga dihuni oleh jutaan mikroba.

Jenis mikroba baik dapat bermanfaat bagi kesehatan, tetapi mikroba buruk tentu bisa menyebabkan timbulnya penyakit.

"Jadi di setiap sudut rumah, apalagi pojokan yang sulit dibersihkan banyak sekali bersarang berbagai jenis mikroba. Komposisi mikroba dalam tubuh kita juga dipengaruhi oleh kebersihan rumah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 07:35 WIB

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Ancaman Krisis Pangan 2027, tapi MBG Berisiko Membuang Jutaan Ton Makanan?

Ancaman Krisis Pangan 2027, tapi MBG Berisiko Membuang Jutaan Ton Makanan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Nyanyian dan Posko Makanan Gratis Ibu Hangatkan Bundaran HI Jelang Aksi Mahasiswa

Nyanyian dan Posko Makanan Gratis Ibu Hangatkan Bundaran HI Jelang Aksi Mahasiswa

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Dari Kue Hingga Skincare, Matcha Dimodifikasi Sejauh Ini Demi Bisa Disukai?

Dari Kue Hingga Skincare, Matcha Dimodifikasi Sejauh Ini Demi Bisa Disukai?

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Mac & Cheese: Kisah Kocak Dua Makanan yang Menemukan Persahabatan

Mac & Cheese: Kisah Kocak Dua Makanan yang Menemukan Persahabatan

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kuota Gula Industri Turun dari 3,3 Juta Jadi 3 Juta, Gapmmi Sebut Tak Ada Buffer Stock

Kuota Gula Industri Turun dari 3,3 Juta Jadi 3 Juta, Gapmmi Sebut Tak Ada Buffer Stock

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:34 WIB

Harga Makanan dan Minuman Olahan Terancam Naik, Stok Bahan Baku Menipis

Harga Makanan dan Minuman Olahan Terancam Naik, Stok Bahan Baku Menipis

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:47 WIB

Pasokan Gula Rafinasi Terancam Kosong Awal 2027

Pasokan Gula Rafinasi Terancam Kosong Awal 2027

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Antrean Kuliner hingga Produk Viral, Kenapa Kita Ikut Tertarik Mencoba?

Antrean Kuliner hingga Produk Viral, Kenapa Kita Ikut Tertarik Mencoba?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×