Psikolog Ungkap Wajar Perempuan Alami Dilema Pilih Mendidik Anak atau Bekerja, Ini Pesannya

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Minggu, 24 April 2022 | 16:35 WIB
Psikolog Ungkap Wajar Perempuan Alami Dilema Pilih Mendidik Anak atau Bekerja, Ini Pesannya
Ilustrasi ibu dan anak. (pexels.com/Ksenia Chernaya)

Suara.com - Perempuan bekerja yang sudah berkeluarga dan memiliki anak kerap merasa dilema antara memilih mendidik anak di rumah atau bekerja mencari nafkah.

Ini bisa membuat perempuan bekerja menjadi galau. Ditambah jika anak sedang dalam masa membutuhkan bimbingan orangtua, sementara kondisi ekonomi tidak memungkinkan bagi ibu untuk kehilangan pekerjaan.

Kegalauan itu juga dipahami oleh psikolog sekaligus Co-Founder @Ibupunyamimpi, Fathya Artha, M.Psi. Ia mengatakan, kejadian tersebut sangat wajar dialami semua perempuan yang bekerja.

"Pilihan berkarir atau menjadi ibu yang sepenuhnya di rumah, tentu dilema ini wajar banget dimiliki sama ibu, terutama bagi mereka yang baru jadi ibu,” ungkap Fathya dalam acara webinar Ibupedia: Saat Ibu harus Memilih Bekerja Atau Mengurus Anak? Minggu (24/4/2022).

"Ketika kita jadi ibu, seluruh hidup kita berubah. Tidak hanya dari rutinitas, tapi ada perubahan dari biologis kita, hormon kita, dan cara kerja otak kita. Jadi ada banyak perubahan yang memengaruhi mood dan cara berpikir kita," kata Fathya lebih lanjut.

Fathya melanjutkan, ketika ibu sudah memiliki anak, otomatis pola pikir akan berubah dan akan membuat mereka lebih memikirkan anak dibanding dirinya sendiri.

Selain itu, Fathya memaparkan sebuah riset yang menunjukkan bahwa 42 persen perempuan memilih untuk berhenti bekerja ketika sudah melahirkan anak pertama. Sebab selain perubahan biologis, perempuan juga mengalami perubahan lain.

"Sebenarnya di dalam diri perempuan ada dilema dan kompetisi, seperti mau ideal carrier woman atau ideal mom. Jadi kayak pengen jadi ibu yang baik sepenuhnya, tapi juga pengen berkarier sepenuhnya," jelas Fathya.

"Kalau balik lagi kenapa? Cukup kompleks sebenarnya, karena kita bertransisi dan banyak yang berubah. Tentu fenomena ini dialami oleh banyak perempuan lainnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-hati, 3 Kesalahan saat Mendidik Anak Ini Bisa Berakibat Fatal

Hati-hati, 3 Kesalahan saat Mendidik Anak Ini Bisa Berakibat Fatal

Your Say | Minggu, 24 April 2022 | 07:30 WIB

Bukan Pemalas, Kenali 5 Tanda-tanda Ternyata Kamu Lelah Mental!

Bukan Pemalas, Kenali 5 Tanda-tanda Ternyata Kamu Lelah Mental!

Your Say | Jum'at, 22 April 2022 | 12:59 WIB

Kenali 7 Tanda Kamu Butuh ke Psikolog

Kenali 7 Tanda Kamu Butuh ke Psikolog

Your Say | Kamis, 21 April 2022 | 07:59 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB