Viral Mahasiswa Jogja Dibakar Hidup-hidup oleh Teman Sendiri: Apa yang Terjadi saat Tubuh Terbakar?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 25 April 2022 | 08:30 WIB
Viral Mahasiswa Jogja Dibakar Hidup-hidup oleh Teman Sendiri: Apa yang Terjadi saat Tubuh Terbakar?
Ilustrasi orang dibakar. [ANTARA]

Suara.com - Warganet digemparkan dengan kabar seorang mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) bernama Dimas Toti Putra (21) yang dibakar hidup-hidup oleh tiga temannya di rumahnya sendiri.

Informasi ini pertama kali dibagikan oleh pengguna Twitter @bilal1878 pada Jumat (22/4/2022). Dalam cuitannya, insiden ini terjadi pada Rabu (23/3/2022) lalu dan kini korban masih dirawat di RSUP Dr Sardjito.

Menurut sang ibu, Haniyati (39), peristiwa tersebut dipicu oleh jual beli knalpot.

"Tahu-tahu kok dimas dibakar. Kalau pemicunya katanya knalpot. Jual beli knalpot. Dimas punya satu," ungkap Haniyati kepada awak media, Jumat (22/4/2022).

Saat kejadian, Dimas masih sadar dan berusaha mematikan api di tubuhnya dengan menyiram air di kamar mandi dan mengejar temannya, tetapi tak terkejar.

Ilustrasi luka bakar. [Envato]
Ilustrasi luka bakar. [Envato]

Terlepas dari insiden ini, apa yang terjadi ketika seseorang dibakar hidup-hidup?

Berdasarkan laman Ranker, berikut tahapan yang terjadi saat tubuh terbakar.

1. Api mengelupas kulit dan otot berkontraksi

Api akan membakar dan mengelupas epidermis, lapisan luar kulit yang tipis. Setelah sekitar lima menit, lapisan yang lebih tebal atau dermis akan menyurut dan robek, lemak mulai bocor.

Otot di tubuh akan mulai berkontraksi. Panas api juga dapat menyebabkan organ menyusut dan mati. Nyala api sendiri dapat mempercepat dekomposisi termal.

2. Menghirup asap dapat menyebabkan mati lemas

Saat paru-paru menghirup asap dari kobaran api, sistem pernapasan mulai gagal, menyebabkan orang tersebut mati lemas.

Bahkan jika seseorang selamat dari luka bakar parah, paru-paru dapat terisi dengan cairan, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kondisi fatal.

3. Tubuh tidak merasa sakit

Momen paling menyakitkan terjadi pada awal kulit terbakar. Setelah kulit dan ujung saraf terbakar, tubuh kurang lebih tidak merasakan apa-apa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beberkan Kondisi Mahasiswa di Jogja yang Dibakar Hidup-hidup Temannya, Purwito Berharap Kasus Anaknya Segera Tuntas

Beberkan Kondisi Mahasiswa di Jogja yang Dibakar Hidup-hidup Temannya, Purwito Berharap Kasus Anaknya Segera Tuntas

Jogja | Minggu, 24 April 2022 | 14:26 WIB

5 Fakta Mahasiswa Jogja Dibakar Hidup-Hidup, Pelaku Teman Kuliah Sendiri

5 Fakta Mahasiswa Jogja Dibakar Hidup-Hidup, Pelaku Teman Kuliah Sendiri

News | Sabtu, 23 April 2022 | 15:43 WIB

Sebulan di RS, Begini Kondisi Mahasiswa UTY yang Dibakar Hidup-Hidup Temannya

Sebulan di RS, Begini Kondisi Mahasiswa UTY yang Dibakar Hidup-Hidup Temannya

Jogja | Sabtu, 23 April 2022 | 13:39 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB