Bukan Sehat, 4 Suplemen Ini Justru Picu Risiko Kanker

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 26 April 2022 | 12:16 WIB
Bukan Sehat, 4 Suplemen Ini Justru Picu Risiko Kanker
Ilustrasi suplemen minyak ikan. (Shutterstock)

Suara.com - Jutaan orang mengonsumsi berbagai macam suplemen setiap hari karena berbagai alasan. Tapi, tidak semua suplemen vitamin punya dampak baik.

Penelitian telah menunjukkan ada beberapa pil yang sebenarnya dapat meningkatkan risiko kanker. Lantas vitamin apa saja itu?

1. Selenium

Ilustrasi suplemen. (Dok: Istimewa)

Selenium adalah mineral yang ditemukan dalam makanan seperti tiram, kacang brazil, telur, tuna sirip kuning, sarden, dan biji bunga matahari. Ini memiliki sejumlah manfaat termasuk meningkatkan kesehatan metabolisme dan membantu fungsi tiroid.

Tinjauan Cochrane yang diterbitkan pada tahun 2018 melihat secara khusus pada suplemen dan apakah itu dapat membantu mengurangi risiko kanker.

Para ahli menemukan itu tidak menurunkan kemungkinan kanker dan beberapa percobaan benar-benar melaporkan risiko kanker prostat yang lebih tinggi.

Pasien yang mengonsumsi suplemen juga memiliki risiko lebih besar terkena diabetes tipe 2, para ahli menemukan.

NHS mengatakan Anda harus memiliki 0,075mg selenium sehari jika Anda seorang pria dan 0,060mg sehari jika Anda seorang wanita - ini berlaku untuk usia 19-64.

2. Beta karoten

Wortel, bayam, selada, tomat, ubi jalar dan brokoli semuanya mengandung beta karoten dan kebanyakan orang bisa mendapatkan cukup dari makanan mereka.

Orang biasanya meminumnya sebagai tambahan untuk membantu meningkatkan kesehatan mata dan penglihatan serta kulit yang sehat.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2019 menemukan hubungan antara mereka yang mengonsumsi suplemen dan kanker paru-paru.

Ini ditemukan pada orang yang merokok atau pernah terpapar asbes.

Para ahli mengamati 29.000 perokok pria dan menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi 20mg beta karoten sehari selama lima hingga delapan tahun, memiliki risiko 18 persen lebih tinggi terkena kanker paru-paru.

“Jangan mengonsumsi lebih dari 7mg suplemen beta-karoten sehari kecuali disarankan oleh dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Terapi Sel T Car, Harapan Bagi Pasien Kanker Darah

Mengenal Terapi Sel T Car, Harapan Bagi Pasien Kanker Darah

Health | Selasa, 26 April 2022 | 07:15 WIB

Penyakit Kanker Usus yang Diderita Achmad Yurianto Dapat Dicegah dengan Perubahan Gaya Hidup, Seperti Apa?

Penyakit Kanker Usus yang Diderita Achmad Yurianto Dapat Dicegah dengan Perubahan Gaya Hidup, Seperti Apa?

Health | Senin, 25 April 2022 | 18:11 WIB

Mengenal Tanda Kanker Usus, Penyakit yang Diderita Mantan Juru Bicara Satgas Covid-19 Achmad Yurianto

Mengenal Tanda Kanker Usus, Penyakit yang Diderita Mantan Juru Bicara Satgas Covid-19 Achmad Yurianto

Health | Senin, 25 April 2022 | 17:21 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB