Terungkap, Ini Dua Gejala Hepatitis Misterius Paling Umum Pada Anak

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 05 Mei 2022 | 12:31 WIB
Terungkap, Ini Dua Gejala Hepatitis Misterius Paling Umum Pada Anak
Ilustrasi gejala hepatitis misterius. (Shutterstock)

Suara.com - Dua gejala hepatitis misterius paling umum pada anak akhirnya terungkap. Hal ini dari data anak yang dirawat di rumah sakit di AS karena penyakit hepatitis akut tersebut.

Anak-anak yang kemudian dilarikan ke rumah sakit dengan hati yang meradang mengalami muntah dan diare.

Dilansir dari The Sun, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pekan lalu menggunakan data dari Alabama, tempat sebagian besar kasus di AS ditemukan.

Semua anak yang kemudian menjadi sakit parah umumnya sehat, tanpa masalah sistem kekebalan.

Ini Daftar Negara Yang Diserang Hepatitis Misterius, Capai Ratusan Kasus! (unsplash.com)
Ini Daftar Negara Yang Diserang Hepatitis Misterius, Capai Ratusan Kasus! (unsplash.com)

Sementara tanda yang paling umum adalah muntah dan diare, banyak anak juga memiliki gejala saluran pernapasan atas - seperti pilek, bersin, sakit tenggorokan.

Kebanyakan dari mereka mengalami pembesaran hati, penyakit kuning dan mata menguning.

Wabah misterius kasus hepatitis pada anak-anak kini telah menyebar ke 20 negara, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

AS memiliki infeksi tertinggi kedua (27), diikuti oleh Spanyol (13) dan Israel (12), tetapi Inggris memiliki paling banyak dengan 145 kasus.

Sumber penyakit ini membingungkan para dokter di seluruh dunia, dengan hepatitis tipe A-E disingkirkan.

baca juga

Para ilmuwan berpikir itu terkait dengan infeksi adenovirus, yang umumnya menyebar melalui kontak pribadi yang dekat, tetesan pernapasan, dan permukaan. Ada lebih dari 50 jenis adenovirus, yang menyebabkan flu biasa.

Tapi bukti awal menunjukkan anak-anak dengan hepatitis telah terinfeksi adenovirus tipe 41 - yang menyebabkan gejala sakit perut, muntah, mual dan diare.

Ini terjadi sebelum tanda-tanda peradangan hati, yang mungkin termasuk penyakit kuning - menguningnya kulit dan mata.

Juru bicara WHO Tarik Jasarevic mengatakan kepada wartawan di Jenewa kemarin: "Pada 1 Mei, setidaknya 228 kemungkinan kasus dilaporkan ke WHO dari 20 negara, dengan lebih dari 50 kasus tambahan sedang diselidiki."

Pembaruan menunjukkan delapan negara telah mendeteksi kasus dalam seminggu terakhir sejak pembaruan WHO sebelumnya.

WHO telah mengkonfirmasi bahwa satu anak, dari lokasi yang dirahasiakan, telah meninggal karena penyakit radang hati.

Empat kematian lainnya - tiga di Indonesia dan satu di AS - telah dilaporkan oleh kementerian kesehatan, tetapi tidak secara resmi dikonfirmasi terkait.

Dr Meera Chand, Direktur Clinical and Emerging Infections di UK Health and Security Agency (UKHSA) mengatakan ini adalah waktu yang mengkhawatirkan bagi orang tua.

Dia mendesak mereka untuk waspada terhadap tanda-tanda peringatan pada anak-anak mereka, “terutama penyakit kuning, yang paling mudah dikenali sebagai semburat kuning di bagian putih mata”, kata Dr Chand.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alert! Kasus Hepatitis Misterius Makin Menyebar di Berbagai Daerah Indonesia

Alert! Kasus Hepatitis Misterius Makin Menyebar di Berbagai Daerah Indonesia

Health | Kamis, 05 Mei 2022 | 12:19 WIB

Ada Secercah Kabar Baik dari Mantan Direktur WHO Soal Hepatitis Misterius, Apa Itu?

Ada Secercah Kabar Baik dari Mantan Direktur WHO Soal Hepatitis Misterius, Apa Itu?

Health | Kamis, 05 Mei 2022 | 12:14 WIB

Komisi Kesehatan DPR RI: Tak Perlu Panik Dan Takut Sikapi Hepatitis Misterius

Komisi Kesehatan DPR RI: Tak Perlu Panik Dan Takut Sikapi Hepatitis Misterius

News | Kamis, 05 Mei 2022 | 11:22 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×