Sang Anak Tidak Dapat Mengekspresikan Emosi Secara Verbal? Coba Lakukan Terapi Bermain

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 06 Mei 2022 | 08:32 WIB
Sang Anak Tidak Dapat Mengekspresikan Emosi Secara Verbal? Coba Lakukan Terapi Bermain
ilustrasi anak bermain kardus (Pexels/cottonbro)

Suara.com - Ada berbagai pilihan terapi untuk mengatasi masalah kesesehatan emosional dan mental, salah satunya terapi bermain.

Terapi bermain mengacu pada bentuk psikoterapi yang membantu anak-anak dan orang dewasa memperbaiki kesehatan mental serta emosional dengan cara bermain.

Terapis akan mendorong anak-anak untuk memahami emosi mereka sendiri dan membaginya dengan orang tua, yang menggunakan kegiatan bermain sebagai media untuk memahami kebutuhan anak.

Terapi bermain ditujukan untuk siapa?

Pengobatan ini umumnya digunakan oleh anak-anak yang tidak dapat memproses emosinya atau mengekspresikan dirinya secara verbal.

Dalam kasus seperti itu, terapi bermain sangat efektif untuk anak-anak berusia tiga tahun ke atas karena bertindak sebagai penilaian psikologis.

Ilustrasi anak bermain cat warna (Pexels/Eren Li)
Ilustrasi anak bermain cat warna (Pexels/Eren Li)

Menurut The Health Site, terapi bermain dianggap efektif untuk anak-anak dan orang dewasa yang pernah mengalami trauma fisik maupun emosional.

Terapi ini juga sangat disarankan bagi korban bully, yang pernah menyaksikan konflik bersenjata atau bencana alam, atau mengalami perubahan hidup secara drastis.

Beberapa masalah umum lainnya yang biasanya ditangani dalam terapi bermain termasuk kemarahan dan agresi. Anak-anak yang terlalu agresif menekan emosi mereka dan akhirnya merasa 'tercekik' oleh situasi.

Terapi bermain membantu mereka membuka diri daripada menggunakan agresi untuk mengekspresikan perasaan mereka.

Anak hiperaktif dengan ADHD dan mereka yang menderita autisme juga dapat menggunakan terapi bermain untuk menemukan cara mengekspresikan ide dan emosi secara bebas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap Terima Dokter Terawan, PDSI  Dukung Terapi Cuci Otak dan Vaksin Nusantara

Siap Terima Dokter Terawan, PDSI Dukung Terapi Cuci Otak dan Vaksin Nusantara

Video | Kamis, 28 April 2022 | 09:00 WIB

PDSI Dukung Terapi Cuci Otak Dokter Terawan, IAKMI: Politis!

PDSI Dukung Terapi Cuci Otak Dokter Terawan, IAKMI: Politis!

Health | Rabu, 27 April 2022 | 20:41 WIB

Buka Pintu Untuk Dokter Terawan, PDSI Bakal Dukung Terapi Cuci Otak dan Vaksin Nusantara

Buka Pintu Untuk Dokter Terawan, PDSI Bakal Dukung Terapi Cuci Otak dan Vaksin Nusantara

Health | Rabu, 27 April 2022 | 13:19 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB