Ini KIPI yang Ditimbulkan dari 3 Jenis Vaksin Tambahan Untuk Anak

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:51 WIB
Ini KIPI yang Ditimbulkan dari 3 Jenis Vaksin Tambahan Untuk Anak
Ilustrasi imunisasi. (Elements Envato)

Suara.com - Pemerintah menambah tiga jenis vaksin dalam program imunisasi untuk anak, yang akan diberikan secara gratis. Yaitu, pneumococcal vacine (PCV) untuk cegah infeksi pneumonia, vaksin human papillomavirus (HPV) pencegah kanker serviks, dan vaksin rotavirus untuk diare pada anak.

Sama seperti kebanyakan vaksin, ketiga vaksin tersebut juga dapat menimbulkan efek samping atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

Pada vaksin rotavirus, misalnya, KIPI yang terjadi umumnya mual pada anak. Karena vaksin diberikan dengan cara oral ditetes langsung ke dalam mulut, seperti vaksin polio.

"KIPI biasanya ada mual, kejadian mencret juga pernah ada dilaporkan tapi tidak banyak. Sedangkan yang lain demam, dan lain-lain relatif tidak ada," kata anggota Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof. Dr. dr. Dwi Prasetyo, Sp.A(K)., dalam siaran langsung IDAI, Selasa (17/5/2022).

Menurutnya, vaksin oral memang umumnya lebih minim efek samping. Hanya saja, petugas kesehatan harus lebih berhati-hati saat memberikan vaksin dan harus memastikan seluruh cairan vaksin tertelan oleh anak.

"Karena itu cairannya lumayan banyak, tidak seperti polio yang hanya dua tetes. Itu harus pelan-pelan, sabar, kemudian posisi bayi harus baik. Sehingga jangan sampai atau setidaknya sangat diminimalisir terjadinya muntah akibat pemberian vaksin," pesannya.

Sementara vaksin PCV dan HPV diberikan melalui suntikan, seperti kebanyakan jenis vaksin lain. Anggota Satgas Imunisasi IDAI dr. Nastiti Kaswandari Sp.A(K). menambahkan bahwa rata-rata KIPI yang terjadi akibat PCV dan HPV berupa memar di area suntikan dan juga demam.

"Yang paling banyak dilaporkan adalah reaksi lokal, seperti nyeri, kemerahan atau bengkak di sekitar suntikan. Kontraksi berat, misalnya syok hanya sedikit sekali, mungkin tidak sampai satu per satu juta. Jadi keamanan vaksin ini sudah diteliti dan dinyatakan aman," ujarnya.

Ketiga jenis vaksin tersebut sebenarnya sudah lama diedarkan di Indonesia. Hanya saja, baru masuk ke dalam program imunisasi nasional dan diberikan gratis pada tahun ini.

baca juga

Dokter Nastiti menyampaikan bahwa selain di Indonesia, vaksin-vaksin tersebut juga telah digunakan di banyak negara lain. Sehingga, walaupun ada efek samping yang ditimbulkan, tetapi manfaat vaksin untuk mencegah penyakit jadi parah dinilai lebih bermanfaat.

Ia juga menambahkan bahwa KIPI tidak selalu akan terjadi pada anak usai diimunisasi. Sebab, KIPI sangat personal dan tergantung dari imunitas anak. Meski begitu, dokter Nastiti menekankan bahwa antibodi dari vaksin tetap terbentuk sama tingginya walaupun anak tidak alami KIPI.

"Respon manusia berbeda-beda, ada yang sensitif sehingga menimbulkan efek samping, tapi ada juga yang tidak menunjukkan gejala apapun setelah divaksinasi. Tapi kalau dicek dengan pemeriksaan darah, maka antibodi sudah mencapai level proteksi atau dengan kata lain kekebalannya sudah meningkat," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: AS Berikan Vaksin Booster Untuk Anak Usia 5-11 Tahun

Update Covid-19 Global: AS Berikan Vaksin Booster Untuk Anak Usia 5-11 Tahun

Health | Rabu, 18 Mei 2022 | 09:26 WIB

3 Vaksin Tambahan Untuk Anak Akan Diberikan Gratis Oleh Pemerintah, Cek Jadwalnya di Sini!

3 Vaksin Tambahan Untuk Anak Akan Diberikan Gratis Oleh Pemerintah, Cek Jadwalnya di Sini!

Health | Selasa, 17 Mei 2022 | 19:11 WIB

Studi Inggris Cari Tahu Penyebab Utama Kasus Hepatitis pada Anak, Benarkah karena Adenovirus?

Studi Inggris Cari Tahu Penyebab Utama Kasus Hepatitis pada Anak, Benarkah karena Adenovirus?

Health | Selasa, 17 Mei 2022 | 19:36 WIB

Terkini

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:28 WIB

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:17 WIB

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:15 WIB

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

News | Sabtu, 05 September 2026 | 00:56 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

×