Menkes Ungkap Syarat Pandemi Covid-19 Bisa Disebut Terkendali.

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 18 Mei 2022 | 14:10 WIB
Menkes Ungkap Syarat Pandemi Covid-19 Bisa Disebut Terkendali.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (tengah) dalam Keterangan Pers Menteri terkait Hasil Ratas PPKM, Kantor Presiden 18 April 2022 yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (18/4/2022). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Suara.com - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan syarat pandemi Covid-19 bisa disebut terkendali. Menurutnya salah satu syaratnya ialah apabila peningkatan angka positivity rate kurang dari ambang batas 5 persen.

"Mengenai kebijakan sesudah Lebaran, kami belum lihat adanya kenaikan kasus. Apakah akan ada atau tidak. Perkiraan saya akan ada (kenaikan) karena mobilitas lebih tinggi," kata Budi Gunadi Sadikin seperti dikutip dari ANTARA. 

Budi mengatakan angka positivity rate atau proporsi orang positif dari keseluruhan orang yang dites masih di bawah 5 persen dari populasi serta angka penularan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 berada di bawah 1 persen, maka kasus yang terjadi dapat dikatakan masih bisa terkendali.

"Kita monitor setiap pekan mengenai reproduction rate sedikit di bawah satu persen, harusnya ini masih bisa terkendali," katanya.

Berdasarkan pengalaman hari raya besar Natal dan Tahun Baru serta Lebaran 2021, kata Budi, biasanya indikasi kenaikan kasus terjadi dalam rentang waktu 27 hingga 34 hari sesudah hari raya.

Ilustrasi virus corona. [Antara]
Ilustrasi virus corona. [Antara]

"Kalau hari raya Lebaran tahun ini 2 Mei 2022, kita lihat di akhir bulan ini. Insya Allah, tidak ada kenaikan yang signifikan. Tapi kita tunggu supaya bisa lebih jeli melihat di akhir bulan ini," ujarnya.

Dilansir dari laporan harian Satgas Penanganan Covid-19, angka kasus aktif di Indonesia pada Selasa siang mencapai 3.898 kasus atau menurun sebanyak 799 kasus sedangkan kasus konfirmasi positif bertambah 247 kasus sehingga total menjadi 6.051.205 kasus sejak Maret 2020.

Pasien sembuh dilaporkan bertambah 1.029 pasien sehingga total mencapai 5.890.826 pasien dengan angka kematian bertambah 17 jiwa sehingga total mencapai 156.481 jiwa.*

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebijakan Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka Diyakini Tak Akan Picu Lonjakan Kasus COVID-19

Kebijakan Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka Diyakini Tak Akan Picu Lonjakan Kasus COVID-19

Jabar | Rabu, 18 Mei 2022 | 13:08 WIB

Jokowi Bolehkan Lepas Masker di Tempat Terbuka, Luqman Hakim: Pemerintah Jalankan Salah Satu Tujuan Syariat Islam

Jokowi Bolehkan Lepas Masker di Tempat Terbuka, Luqman Hakim: Pemerintah Jalankan Salah Satu Tujuan Syariat Islam

Bekaci | Rabu, 18 Mei 2022 | 12:54 WIB

Gubernur Koster Mohon Status Endemi di Bali Ke Menkes, Ini Berbagai Pertimbangannya

Gubernur Koster Mohon Status Endemi di Bali Ke Menkes, Ini Berbagai Pertimbangannya

Bali | Rabu, 18 Mei 2022 | 12:42 WIB

Terkini

Bangkai Paus Terdampar di Perairan Indragiri Hilir Dievakuasi Tim Gabungan

Bangkai Paus Terdampar di Perairan Indragiri Hilir Dievakuasi Tim Gabungan

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 07:47 WIB

5 Bahaya Menumpuk Steker Colokan Listrik di Satu Stop Kontak, Bisa Berakibat Fatal

5 Bahaya Menumpuk Steker Colokan Listrik di Satu Stop Kontak, Bisa Berakibat Fatal

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 07:43 WIB

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:36 WIB

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 07:33 WIB

Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal

Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 07:33 WIB

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 07:24 WIB

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:21 WIB

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:18 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 07:13 WIB

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:04 WIB

×