Suami Istri Wajib Tahu, Ini Faktor Penyebab Kematian Saat Kehamilan

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 22 Mei 2022 | 15:35 WIB
Suami Istri Wajib Tahu, Ini Faktor Penyebab Kematian Saat Kehamilan
Ilustrasi Hamil (Pexels/MART PRODUCTION)

Suara.com - Kehamilan jadi momen yang ditunggu pasangan suami istri, terutama bagi mereka yang telah merencanakan memiliki buah hati. Walaupun membawa kebahagiaan, tetapi kehamilan juga memiliki risiko bagi si ibu, seperti kematian.

Dokter kandungan dr. Yassin Yanuar MIB, SpOG-KFER menjelaskan, sebagian besar kematian ibu terjadi selama proses kehamilan, persalinan, dan saat nifas 

"Tetapi itu masih bisa dicegah. Penyebab langsung kematian pada ibu hamil bisa karena pendarahan, preeklampsia, dan infeksi," jelas dokter Yassin melalui siaran pers Tentang Anak.

Ada pula beberapa penyebab tidak langsung di antaranya, usia ibu terlalu muda (kurang dari 20 tahun), terlalu tua lebih dari 35 tahun), terlalu sering (jarak antar-kelahiran kurang dari 2 tahun), terlalu banyak (jumlah anak lebih dari 2 dalam jangka waktu kurang dari 3 tahun).

Selain faktor tersebut, keterlambatam dalam mengenali bahaya gangguan kehamilan, terlambat ke fasilitas kesehatan, juga terlambat mendapatkan pelayanan kesehatan bisa jadi penyebab kematian ibu hamil.

Ilustrasi hamil (Unsplash.com Camylla Battani)
Ilustrasi hamil (Unsplash.com Camylla Battani)

"Adapun faktor kesehatan yang masih banyak terjadi pada perempuan, yang juga dapat menjadi resiko selama kehamilan dan persalinan berlangsung, seperti Kurang Energi Kronik (KEK), anemia, HIV, dan lainnya," imbuh dokter Yassin.

Gaya hidup sehari-hari tanpa disadari juga memiliki peran penting terhadap kesiapan fisik seseorang menuju kehamilan.

Dokter Yassin mengatakan bahwa gaya hidup yang bisa menghambat kesuburan, baik pada perempuan maupun laki-laki, seperti kebiasaan merokok karena merusak oosit pada perempuan juga konsumsi alkohol karena dapat menurunkan kualitas sperma. 

Sedangkan olahraga terlalu berat, misalnya lebih dari 5 jam per minggu juga terbukti dapat menurunkan kesuburan. 

baca juga

Riwayat dan risiko penyakit pada calon ibu, juga bisa didapatkan dari riwayat penyakit diri dan keluarga. Dokter Yassin menyarankan untuk cek terlebih dahulu sebelum merencanakan kehamilan agar dapat diperbaiki sejak dini. 

Riwayat atau risiko penyakit yang berpotensi membahayakan selama kehamilan seperti, diabetes, hipertensi kronis, asma, penyakit tiroid, penyakit jantung, epilepsi, penyakit ginjal kronis, juga penyakit autoimun.

“Saat merencanakan kehamilan atau hendak membangun keluarga dengan pasangan, penting bagi setiap individu untuk bisa saling terbuka terkait kondisi kesehatan masing-masing."

"Alangkah lebih baik lagi jika calon ibu dan calon ayah melakukan berbagai tes atau skrining kesehatan agar dapat mendeteksi lebih dini kesehatan jasmaninya, sehingga dapat mencegah berbagai kemungkinan di kemudian hari," pesan dokter Yassin.

Selain itu, tidak kalah pentingnya juga bagi calon orang tua untuk mendapatkan dukungan sosial dari lingkungan, seperti keluarga, lingkungan kerja, kondisi finansial, dan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Nania Idol Kembali Memeluk Islam: Sangat Ingin Mendoakan Ibu

Kisah Nania Idol Kembali Memeluk Islam: Sangat Ingin Mendoakan Ibu

Sumsel | Minggu, 22 Mei 2022 | 09:01 WIB

Fakta Dibalik Studi Terbaru Tentang Sindrom Kematian Bayi Mendadak, Temuan Peneliti Mengagetkan

Fakta Dibalik Studi Terbaru Tentang Sindrom Kematian Bayi Mendadak, Temuan Peneliti Mengagetkan

Health | Sabtu, 21 Mei 2022 | 19:21 WIB

Ingin Program Hamil Segera Berhasil, Pasutri Disarankan Konsumsi Asam Folat

Ingin Program Hamil Segera Berhasil, Pasutri Disarankan Konsumsi Asam Folat

Health | Sabtu, 21 Mei 2022 | 18:07 WIB

Terkini

John Herdman Sebut Lawan Terberat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Bukan Vietnam atau Malaysia

John Herdman Sebut Lawan Terberat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Bukan Vietnam atau Malaysia

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 08:41 WIB

Tolak Setor Uang, Pak Ogah di Bandar Lampung Dibacok Brutal hingga Jari Putus: 1 Pelaku Diciduk

Tolak Setor Uang, Pak Ogah di Bandar Lampung Dibacok Brutal hingga Jari Putus: 1 Pelaku Diciduk

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 08:37 WIB

Emil Audero Debut di Markas Real Madrid, John Herdman Sebut Ujiannya Sangat Berat

Emil Audero Debut di Markas Real Madrid, John Herdman Sebut Ujiannya Sangat Berat

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 08:36 WIB

Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo

Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 08:30 WIB

Hilirisasi Nikel RI Belum Beri Dampak Besar ke Warga, UMKM dan Pekerja Lokal Masih Terpinggirkan

Hilirisasi Nikel RI Belum Beri Dampak Besar ke Warga, UMKM dan Pekerja Lokal Masih Terpinggirkan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:27 WIB

5 Warna Keramik Lantai yang Membuat Rumah Tampak Lebih Luas dan Besar

5 Warna Keramik Lantai yang Membuat Rumah Tampak Lebih Luas dan Besar

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 08:26 WIB

Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar

Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:26 WIB

Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Terbakar 3.378 Hektare

Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Terbakar 3.378 Hektare

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 08:23 WIB

Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa

Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:18 WIB

KM Virgo Transport 8 Bergeser 1,6 Mil Laut dalam Kondisi Terbalik

KM Virgo Transport 8 Bergeser 1,6 Mil Laut dalam Kondisi Terbalik

News | Selasa, 15 September 2026 | 08:15 WIB

×