Tanda dan Gejala Sakit Kepala Sebelah atau Migrain yang Perlu Diwaspadai, Segera ke Dokter!

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 26 Mei 2022 | 12:00 WIB
Tanda dan Gejala Sakit Kepala Sebelah atau Migrain yang Perlu Diwaspadai, Segera ke Dokter!
Ilustrasi sakit kepala (Photo by Nik Shuliahin)

Suara.com - Banyak orang menganggap remeh sakit kepala sebelah atau migrain. Padahal, ada beberapa tanda sakit kepala sebelah yang harus diwaspadai.

Apalagi jika sakit kepala cenderung berulang dan tidak mempan hanya dengan mengonsumsi obat warung atau obat apotek.

Dokter Spesialis Akupuntur Klinik RS Pondok Indah, dr. Newanda Mochtar, Sp.Ak mengatakan, kategori migrain yang perlu diwaspadai bisa dilihat dari intensitas nyeri yang dirasakan.

"Kondisi migrain dinyatakan sebagai nyeri kepala berulang, lebih dari lima kali, dengan durasi 4 hingga 72 jam dengan karakteristik berdenyut, intensitas sedang sampai berat," ujar dr. Newanda melalui keterangan yang diterima Suara.com, Rabu (25/5/2022).

Ia juga mengatakan pasien perlu memeriksakan diri ke dokter, jika sakit kepala yang dialami semakin parah saat dibarengi dengan melakukan aktifitas fisik.

"Serta adanya manifestasi mual, sensitif terhadap cahaya dan suara," tambahnya.

Ini karena umumnya sakit kepala migrain bersifat spesifik, paroksismal atau mendadak, dan terkadang dibarengi adanya kilatan cahaya di depan mata.

"Migrain hanya dapat diobservasi oleh dokter yang memeriksa Anda, baik sebelum maupun sesudah serangan," ungkapnya.

Perlu diketahui, ada beberapa sebab terjadinya sakit kepala sebelah atau migrain, salah satunya ketidakseimbangan neurotransmitter otak.

Penyebab migrain juga dapat berupa perubahan hormon pada perempuan termasuk sebelum dan sesudah menstruasi, kehamilan, dan menopause.

"Obat-obatan hormonal seperti kontrasepsi oral dan terapi pengganti hormon dapat memperburuk keadaan migrain."

"Makanan seperti keju, makanan asin dan makanan yang diproses, pemanis aspartame dan monosodium glutamate, serta minuman beralkohol dan berkafein juga dapat memicu migrain," paparnya.

Meski begitu ada juga penyebab sakit kepala migrain, akibat rangsangan dari luar atau lingkungan sekitar yang memicu kekambuhan.
Seperti stres di tempat kerja atau rumah, cahaya terang, silau matahari, suara keras, bau yang kuat, perubahan pada siklus tidur, dan perubahan lingkungan cuaca.

"Faktor risiko timbulnya migrain lainnya yaitu riwayat keluarga dengan migrain, usia mulai dari dewasa muda hingga puncaknya saat usia 30 tahunan, jenis kelamin pada wanita lebih sering terjadi, serta perubahan hormonal, umumnya sebelum dan setelah menstruasi pada wanita," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sakit Kepala di Bagian Belakang? Ini 3 Kemungkinan Penyebabnya

Sakit Kepala di Bagian Belakang? Ini 3 Kemungkinan Penyebabnya

Health | Rabu, 25 Mei 2022 | 21:42 WIB

Migrain Tak Kunjung Sembuh dengan Minum Obat, Terapi Akupunktur Medis Bisa Membantu?

Migrain Tak Kunjung Sembuh dengan Minum Obat, Terapi Akupunktur Medis Bisa Membantu?

Health | Rabu, 25 Mei 2022 | 20:37 WIB

Sering Migrain, Pengobatan dengan Akupuntur Perlu Dicoba, Ini Penjelasan Dokter

Sering Migrain, Pengobatan dengan Akupuntur Perlu Dicoba, Ini Penjelasan Dokter

Jawa Tengah | Kamis, 26 Mei 2022 | 06:25 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB