WHO Peringatkan Soal Penyebaran dan Gejala Serius Cacar Monyet

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 29 Mei 2022 | 15:03 WIB
WHO Peringatkan Soal Penyebaran dan Gejala Serius Cacar Monyet
Ilustrasi cacar monyet. (Shutterstock)

Suara.com - Monkeypox atau caca monyet adalah infeksi langka dari Afrika. Ada dua varian cacar monyet, yakni varian dari Afrika barat dan varian dari Afrika tengah.

Varian cacar monyet yang sekarang ini menyebar luas adalah varian dari Afrika barat, bentuk yang paling tidak mematikan.

Saat ini, para ilmuwan dan dokter sedang mencari cara untuk mengatasi cacar monyet dan membatasi penyebarannya. Monkeypox atau cacar monyet tidak hanya menyebar di dalam dan di sekitar Inggris, tetapi juga menyebar ke daratan Eropa.

Negara-negara seperti Belgia, Prancis, Jerman, Italia, dan Spanyol semuanya melaporkan kasus cacar monyet. Demikian juga negara-negara yang jauh dari Eropa, seperti Amerika Serikat dan Australia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), telah merilis pernyataan tentang wabah tersebut bahwa begitulah kecepatan penyebaran cacar monyet.

Mereka pun menggambarkan cara penularan cacar monyet dari satu orang ke orang lain melalui kontak dekat dengan lesi, cairan tubuh, tetesan pernapasan, tetesan pernapasan, dan bahan yang terkontaminasi seperti tempat tidur.

cacar monyet (freepik)
cacar monyet (freepik)

Satu hal penting yang perlu diperhatikan dari cacar monyet adalah virus ini tidak mirip virus corona Covid-19, tidak mudah menyebar sehingga tidak akan ada aturan pembatasan atau penguncian.

Tak seperti virus corona, ini bukan pertama kalinya Inggris menemukan kasus cacar monyet. Inggris, pertama kali mendeteksi kasus cacar monyet pada tahun 2018 melalui pelacakan yang efektif.

"Investigasi kesehatan masyarakat lebih lanjut sedang berlangsung di negara-negara non-endemik yang terlah mengidentifikasi kasus cacar monyet, termasuk pelacakan kontak, penyelidikan laboratorium, manajemen klinis, dan isolasi yang diberikan dengan perawatan suportif," kata WHO dikutip dari Express.

baca juga

WHO mengatakan gejala cacar monyet termasuk kelemahan yang ekstrem. Sedangkan, gejala cacar monyet lainnya termasuk demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung, kelenjar bengkak, menggigil, kelelahan dan ruam.

NHS mengatakan gejala cacar monyet yang paling jelas adalah ruam, yang biasanya muncul 1 hingga 5 hari setelah gejala awal.

"Ruam sering dimulai dari wajah, kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya, termasuk alat kelamin," tambahnya.

Cacar monyet ini juga tidak mematikan, seperti virus corona Covid-19. Bahkan, kebanyakan orang sembuh dalam beberapa minggu setelah gejala muncul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyakit Cacar Monyet, Ini Penjelasan Lengkap Tentang Suspek, Probable, Kontak Erat dan Discarded di Indonesia

Penyakit Cacar Monyet, Ini Penjelasan Lengkap Tentang Suspek, Probable, Kontak Erat dan Discarded di Indonesia

Health | Sabtu, 28 Mei 2022 | 15:58 WIB

Waspada Cacar Monyet Kemenkes Sebar Surat Edaran, Pemerintah Daerah Diminta Tingkatkan Pengawasan

Waspada Cacar Monyet Kemenkes Sebar Surat Edaran, Pemerintah Daerah Diminta Tingkatkan Pengawasan

Bogor | Sabtu, 28 Mei 2022 | 09:59 WIB

Cegah Jadi Pandemi, WHO Desak Negara Dunia Serius Tangani Penyebaran Penyakit Cacar monyet

Cegah Jadi Pandemi, WHO Desak Negara Dunia Serius Tangani Penyebaran Penyakit Cacar monyet

Health | Sabtu, 28 Mei 2022 | 09:48 WIB

Terkini

Honda Keluarkan Mobil Keluarga Harga Setara Innova Zenix Hybrid

Honda Keluarkan Mobil Keluarga Harga Setara Innova Zenix Hybrid

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 15:41 WIB

Bansos dan KJP Banyak yang Putus, DPRD DKI Desak Pengelolaan Desil Balik ke Daerah

Bansos dan KJP Banyak yang Putus, DPRD DKI Desak Pengelolaan Desil Balik ke Daerah

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:38 WIB

5 Moisturizer Ekstrak Mawar untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Awet Muda di Usia 45 Tahun ke Atas

5 Moisturizer Ekstrak Mawar untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Awet Muda di Usia 45 Tahun ke Atas

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 15:38 WIB

5 Masker Wajah dari Bunga Mawar untuk Cerahkan Wajah dan Cegah Garis Halus di Usia 40 Tahun

5 Masker Wajah dari Bunga Mawar untuk Cerahkan Wajah dan Cegah Garis Halus di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 15:37 WIB

Buntut Skandal Kamar Mewah, Bangunan Fasilitas Khusus di Lapas Cibinong Akhirnya Diratakan

Buntut Skandal Kamar Mewah, Bangunan Fasilitas Khusus di Lapas Cibinong Akhirnya Diratakan

Jabar | Rabu, 30 September 2026 | 15:35 WIB

Warga Evakuasi Korban dari Kolong Truk di Makassar: Balita Tewas, Tiga Luka-Luka

Warga Evakuasi Korban dari Kolong Truk di Makassar: Balita Tewas, Tiga Luka-Luka

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 15:35 WIB

Komdis PSSI Hukum Yakob-Yance Sayuri dan Fabio Lefundes, Ada Intimidasi hingga Kekerasan

Komdis PSSI Hukum Yakob-Yance Sayuri dan Fabio Lefundes, Ada Intimidasi hingga Kekerasan

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:35 WIB

Apakah Setelah Menggunakan Air Mawar Harus Dibilas?

Apakah Setelah Menggunakan Air Mawar Harus Dibilas?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 15:35 WIB

Lou Lou dan Naga Peliharaannya: Kisah Unik di Hari Pertama Sekolah

Lou Lou dan Naga Peliharaannya: Kisah Unik di Hari Pertama Sekolah

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:30 WIB

Universitas Sriwijaya Menghadirkan Taman Budaya Gotong Royong JKN

Universitas Sriwijaya Menghadirkan Taman Budaya Gotong Royong JKN

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 15:29 WIB

×