Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Gangguan Fungsi Jantung, Ini Tandanya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 29 Mei 2022 | 17:55 WIB
Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Gangguan Fungsi Jantung, Ini Tandanya!
Ilustrasi virus corona Covid-19. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Banyak penelitian mengenai virus corona Covid-19. Banyak pasien sembuh dari virus corona Covid-19 mengalami efek jangka panjangnya, termasuk efek pada masalah jantung yang memperlambat pemulihan.

Meskipun virus corona Covid-19 merupakan masalah pernapasan, jantung juga dapat menderita akibat serangan virus tersebut.

Pada beberapa orang, jantung mereka bisa berdetak cepat hingga lambat, tidak terkait dengan aktivitas, dan tanpa alasan yang jelas.

Sesak napas, nyeri dada, atau jantung berdebar setelah terinfeksi virus corona Covid-19 adalah keluhan umum.

Serangan jantung tipe 2 biasa terlihat pada pasien virus corona Covid-19. Hal ini terjadi mungkin karena peningkatan stres pada jantung, seperti detak jantung yang cepat, kadar oksigen darah yang rendah atau anemia.

Karena, otot jantung tidak mendapatkan cukup oksigen dalam darah untuk melakukan pekerjaan ekstra ini.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

"Kami telah menemukan kasus ini pada orang dengan kasus virus corona Covid-19 akut, tetapi lebih jarang terjadi pada mereka yang sembuh dari penyakit ini," kata para ahli di John Hopkins dikutip dari Times of India.

Menurut sebuah studi baru pada pasien perawatan intensif di Skotlandia, infeksi virus corona Covid-19 dikaitkan dengan gangguan fungsi sisi kanan jantung.

Studi penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari NHS Golden Jubilee dan University of Glasgow di Skotlandia termasuk data yang dikumpulkan dari 10 ICU yang memiliki 121 pasien kritis.

Orang-orang ini menerima perawatan ventilator karena virus corona Covid-19. Hampir 47 persen pasien dalam penelitian ini meninggal dunia karena virus corona Covid-19.

Studi tersebut menemukan bahwa 1 dari 3 pasien menunjukkan bukti kelainan di sisi kanan jantung, bagian yang memompa darah ke paru-paru.

"Kombinasi faktor menciptakan badai sempurna bagi virus corona Covid-19 untuk merusak sisi kanan jantung Anda, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian," kata Philip McCall, penulis utama studi dan konsultan di Cardiothoracic Anesthesia and Intensive Care di NHS Golden Jubilee.

Jika Anda memompa darah ke paru-paru dan paru-paru menjadi sangat sakit, Anda memiliki masalah tambahan karena paru-paru tidak mau menerima darah.

Kondisi ini termasuk sulit dikenali, kecuali Anda mencari tahu penyebabnya. Karena itu, hasil penelitian ini sangat penting.

Infeksi virus corona yang parah mempengaruhi sel-sel endotel yang bisa menyebabkan peradangan pembuluh darah, kerusakan pembuluh darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sofa di Depan TV Bisa Jadi Tempat Paling Berbahaya di Rumah

Sofa di Depan TV Bisa Jadi Tempat Paling Berbahaya di Rumah

Bekaci | Minggu, 29 Mei 2022 | 16:07 WIB

Bisa Sambil Nonton Drakor, Aktivitas Ini Bisa Reduksi Risiko Terkena Penyakit Jantung

Bisa Sambil Nonton Drakor, Aktivitas Ini Bisa Reduksi Risiko Terkena Penyakit Jantung

Jabar | Minggu, 29 Mei 2022 | 16:02 WIB

Aktif Bergerak Bisa Mengurangi Resiko Penyakit Jantung, Ini Penjelasan Dokter

Aktif Bergerak Bisa Mengurangi Resiko Penyakit Jantung, Ini Penjelasan Dokter

Surakarta | Minggu, 29 Mei 2022 | 16:00 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB