Update Covid-19 Global: WHO Perkirakan Kasus di Korea Utara Memburuk

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 02 Juni 2022 | 08:43 WIB
Update Covid-19 Global: WHO Perkirakan Kasus di Korea Utara Memburuk
Ilustrasi Covid-19. (Cottonbro dari Pexels)

Suara.com - Pandemi Covid-19 masih terjadi. Kasus positif Covid-19 dan kematian akibat infeksi tersebut di dunia juga masih bertambah. Dan update Covid-19 global mengutip data pada situs worldometers per Kamis (2/6/2022) pukul 07.30 WIB tercatat kasus baru sebanyak 547.336 kasus dan 1.290 orang meninggal dalam sehari kemarin.

Laporan kasus positif baru paling banyak masih didominasi Korea Utara dengan 93.190 kasus. Disusul Taiwan yang melaporkan 88.293 kasus dan Amerika Serijat 80.306 kasus.

Kematian harian pada pasien Covid-19 juga paling banyak terjadi di Amerika Serikat dengan jumlah 281 jiwa dan Brazil 121 jiwa.

Akibat berbagai penambahan tersebut, akumulasi data Covid-19 global terkini ada sebanyak 533,36 juta kasus positif dengan lebih dari 6,31 juta kematian sejak awal pandemi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih menyoroti wabah Covid-19 di Korea Utara. Badan PBB itu menyesalkan sikap pemerintah Korea Utara yang tidak memberikan akses terhadap data kasus di sana.

Walaupun presiden Kim Jong Un telah mengklaim kalau wabah Covid-19 di negaranya telah membaik, namun WHO justru menduga penyebaran infeksi semakin parah.

"Kami berasumsi bahwa situasinya semakin buruk, bukan lebih baik," kata direktur kedaruratan WHO Michael Ryan kepada wartawan, dikutip dari Channel News Asia.

Menurut Ryan, Korea Utara hanya memberikan informasi terkait Covid-19 yang sangat terbatas. Sehingga WHO pun sulit membuat penilaian terkait wabah virus corona di negara itu.

“Sangat sulit untuk memberikan analisis yang tepat kepada dunia ketika kami tidak memiliki akses data yang diperlukan," ujarnya.

Pemimpin WHO untuk Covid-19 Maria Van Kerkhove mengatakan bahwa sementara ini Korea Utara telah mendaftarkan sekitar 3,7 juta kasus dugaan Covid-19. Tetapi, pada akun resmi pemerintah Korea Utara hanya menyebutkan kasus demam, sebagai salah satu gejala khas infeksi Covid-19.

Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) yang dikelola pemerintah melaporkan pada pekan lalu bahwa beban kasus telah turun selama tujuh hari berturut-turut, dengan hanya lebih dari 100.000 kasus demam per hari dari sebelumnya mencapai 390.000 kasus pada awal Mei.

KCNA juga melaporkan satu kematian lagi pada hari Jumat (27/5), sehingga total resmi menjadi 69 jiwa, diklaim kalau tingkat kematian Covid-19 di negara tersebut tetap 0,002 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Indonesia di Hari Pancasila: Kasus Positif Tambah 368 Orang, 183 Pasien Sembuh, 3 Jiwa Meninggal

Update Covid-19 Indonesia di Hari Pancasila: Kasus Positif Tambah 368 Orang, 183 Pasien Sembuh, 3 Jiwa Meninggal

News | Rabu, 01 Juni 2022 | 18:55 WIB

Update Covid-19 Global: China Resmi Cabut Aturan Lockdown di Shanghai

Update Covid-19 Global: China Resmi Cabut Aturan Lockdown di Shanghai

Health | Rabu, 01 Juni 2022 | 08:40 WIB

Update Covid-19 Global: Kim Jong Un Klaim Infeksi Virus Corona di Korea Utara Telah Membaik

Update Covid-19 Global: Kim Jong Un Klaim Infeksi Virus Corona di Korea Utara Telah Membaik

Health | Selasa, 31 Mei 2022 | 09:08 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB