Update Covid-19 Global: China Resmi Cabut Aturan Lockdown di Shanghai

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 01 Juni 2022 | 08:40 WIB
Update Covid-19 Global: China Resmi Cabut Aturan Lockdown di Shanghai
Ilustrasi lockdown. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus positif Covid-19 di seluruh dunia masih bertambah. Pada Rabu hari ini (1/6), pukul 07.30 WIB, kasus baru infeksi bertambah menjadi 518.177 di seluruh dunia hanya dalam 24 jam terakhir.

Di waktu yang sama, kematian akibat infeksi virus corona SARS Cov-2 itu juga bertambah sebanyak 1.346 jiwa. Data ini diambil berdasarkan pencatatan laman Worldometers.

Akibat penambahan tersebut, akumulasi data Covid-19 global tercatat ada 532,6 juta kasus positif dengan 6,31 juta kasus kematian. Lebih dari 503,5 juta kasus telah sembuh, sehingga tersisa 22,78 juta orang di dunia yang masih positif Covid-19 hingga sekarang.

Kabar terbaru juga datang dari negara pertama munculnya kasus Covid-19, China. Negara itu resmi mencabut aturan lockdown atau kuncian di pusat wabah terbaru, Shanghai.

Sebelumnya Shanghai melaksanakan aturan lockdown ketat selama dua bulan akibat lonjakan kasus yang disebabkan penyebaran varian omicron. Kebijakan lockdown tersebut sempat membuat warga Shanghai frustasi dan putus asa.

Sebanyak 25 juta penduduk Shanghai sekarang dapat dengan bebas meninggalkan rumah, kembali bekerja, menggunakan transportasi umum, dan mengendarai mobil.

Pemerintah Shanghai resmi mencabut lockdown mulai Rabu (1/6) tengah malam waktu setempat, lapor Channel News Asia.

Pada tengah malam, kelompok-kelompok kecil berkumpul di bekas kawasan Konsesi Prancis di kota itu bersiul, meneriakkan "larangan dicabut" dan mendentingkan gelas sampanye.

Sebelumnya, jalanan ramai saat penduduk berpiknik di hamparan rumput dan anak-anak bersepeda di jalan.

baca juga

Shanghai Disneyland, yang belum mengumumkan tanggal pembukaan kembali, menyiarkan langsung pertunjukan cahaya untuk merayakan pencabutan penguncian Shanghai.

Sebelumnya diberitakan kalau pembatasan Covid-19 di Shanghai dan kota lain di China telah menghancurkan perekonomian dan rantai pasokan global.

China mengatakan pendekatannya, kebijakan khas Presiden Xi Jinping, diperlukan untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah sistem perawatan kesehatan jadi kewalahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temui Mendag Singapura, Menteri Investasi Ungkap Alasan Indonesia Hentikan Ekspor Listrik

Temui Mendag Singapura, Menteri Investasi Ungkap Alasan Indonesia Hentikan Ekspor Listrik

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2022 | 07:55 WIB

Beredar Isu KTP-el TKA China untuk Pemilu 2024, Dirjen Dukcapil Kemendagri Langsung Membantahnya

Beredar Isu KTP-el TKA China untuk Pemilu 2024, Dirjen Dukcapil Kemendagri Langsung Membantahnya

News | Selasa, 31 Mei 2022 | 22:23 WIB

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Bertambah 2 Orang, Zona Hijau Ada 4 Daerah

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Bertambah 2 Orang, Zona Hijau Ada 4 Daerah

Kaltim | Selasa, 31 Mei 2022 | 21:00 WIB

Terkini

Sepiring Nasi Goreng di Pinggir Jalan

Sepiring Nasi Goreng di Pinggir Jalan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:00 WIB

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:53 WIB

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:50 WIB

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:35 WIB

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

×