Update Covid-19 Global: Kim Jong Un Klaim Infeksi Virus Corona di Korea Utara Telah Membaik

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 31 Mei 2022 | 09:08 WIB
Update Covid-19 Global: Kim Jong Un Klaim Infeksi Virus Corona di Korea Utara Telah Membaik
Ilustrasi Pandemi Covid-19 (Çağlar Oskay on Unsplash)

Suara.com - Kasus Covid-19 di seluruh dunia bertambah 334.095 dalam 24 jam terakhir, Selasa (31/5/2022). Di waktu yang sama, angka kematian bertambah 762 jiwa. 

Data pada situs worldometers tercatat, total kasus Covid-19 global telah mencapai 531,8 juta kasus dengan angka kematian lebih dari 6,31 juta jiwa sejak awal pandemi. 

Korea Utara masih mendominasi kasus baru infeksi virus corona dunia dalam 24 jam terakhir. Tercatat ada 100.710 kasus baru Covid-19 di negara tersebut dalam sehari.

Menurut data Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), total kasus infeksi virus corona yang dilaporkan sejak akhir April menjadi lebih dari 3,55 juta dengan kematian secara resmi sebanyak 70 jiwa.

Korea Utara tengah alami gelombang Covid-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya selama pandemi melanda dunia. Negara pimpinan Kim Jong Un itu langsung menyatakan keadaan darurat dan memberlakukan penguncian nasional selama Mei. 

Puncak kasus harian terjadi pada 15 Mei lalu dengan lebih dari 392.000 orang alami gejala demam. Saat ini, negara itu diklaim telah mengalami tren penurunan wabah.

Kantor berita Jepang Kyodo, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya di Beijing, mengatakan pembatasan pergerakan telah dicabut di ibu kota Korea Utara pada Minggu (29/5).

Sementara kantor berita Korea Selatan Yonhap mengatakan aturan penguncian telah dilonggarkan sebagian.

Namun juru bicara kementerian unifikasi Korea Selatan yang menangani urusan antar-Korea mengatakan tidak dapat mengonfirmasi laporan tersebut, karena media pemerintah Korea Utara belum mengumumkan keputusan tersebut.

baca juga

Laporan pelonggaran pembatasan muncul tak lama setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memimpin pertemuan politbiro untuk membahas revisi pembatasan anti-epidemi.

Dia menilai bahwa situasi wabah Covid-19 di negaranya telah membaik, lapor media pemerintah KCNA, dikutip dari kanal berita Aljazeera.

Tetapi, banyak pakar luar mengatakan Korea Utara sengaja mengecilkan tingkat kematian akibat Covid-19 untuk mencegah kerusakan kondisi politik.

Mereka mengatakan, Korea Utara setidaknya mengalami lebih banyak kematian karena 26 juta penduduknya sebagian besar tidak divaksinasi Covid-19 dan tidak memiliki kapasitas untuk merawat pasien dengan kondisi kritis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Pandemi, Daftar Tunggu Haji di Kota Sukabumi Capai 19 Tahun

Gara-gara Pandemi, Daftar Tunggu Haji di Kota Sukabumi Capai 19 Tahun

Jabar | Selasa, 31 Mei 2022 | 06:58 WIB

Musim Panas di AS, Diwarnai Keterbatasan Peminat Kerja

Musim Panas di AS, Diwarnai Keterbatasan Peminat Kerja

Video | Selasa, 31 Mei 2022 | 07:30 WIB

Update COVID-19 Jakarta 30 Mei: Positif 81, Sembuh 96, Meninggal 3

Update COVID-19 Jakarta 30 Mei: Positif 81, Sembuh 96, Meninggal 3

Jakarta | Senin, 30 Mei 2022 | 22:50 WIB

Terkini

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

×