Perut Sering Bunyi dan Sesak Napas, Apakah Tanda Penyakit Berbahaya?

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Selasa, 07 Juni 2022 | 20:28 WIB
Perut Sering Bunyi dan Sesak Napas, Apakah Tanda Penyakit Berbahaya?
Ilustrasi penyebab perut bunyi (Pixabay)

Suara.com - Perut bunyi saat lapar sudah biasa. Bagaimana dengan perut yang sering bunyi tanpa sebab sepanjang hari, disertai dengan sesak napas?

"Dok saluran cerna saya bunyi terus mulai dari perut, kerongkongan, sampai tenggorokan dan mulut. Teras seperti ada gelembung-gelembung gas, sering bikin sesak napas. Sudah saya bertahun-tahun saya rasakan gejala seperti itu, apa tanda penyakit berbahaya?" tanya seorang bernama Pipit.

Pakar saluran cerna, dr. Poh Choo Hean dari Mount Elizabeth Novena Hospital Singapura, menjawab pertanyaan ini. Apakah normal?

"Suara dari perut bisa merupakan kejadian normal. Ini tidak menandakan Anda punya penyakit," tuturnya seperti dikutip dari Smarter Health.

Ilustrasi perut bunyi. (Shutterstock)
Ilustrasi perut bunyi. (Shutterstock)

dr. Poh menjelaskan bahwa suara tersebut dihasilkan ketika usus dan perut berkontraksi. Kontraksi terjadi akibat naiknya asam lambung.

Bagaimana meredakannya? Dijelaskan dr. Poh, pengobatan asam lambung bisa dilakukan dengan mudah.

"Anda bisa minum obat penekan asam dan untuk kembungnya Anda bisa minum prokinetik seperti motilium," terangnya.

Sementara itu melansir Healthline, perut bunyi bukan hanya bisa disebabkan adalah kontraksi saja.

Seperti yang sudah banyak orang ketahui, ketika perut berbunyi pertanda jika dirinya sedang lapar. Perut yang kosong akan membuat suara dari dalam perut.

Baca Juga: Suami Emosi karna Masalah Sepele, Anak Malah Jadi Korban: Kena Sembur Asap Rokok hingga Sesak Napas

Suara bunyi ini terjadi karena kekuatan dan kecepatan kontraksi yang terjadi pada usus halus meningkat. Hal itu karena organ-organ sistem pencernaan kosong dalam waktu yang cukup lama.

Suara pada perut juga bisa terjadi karena gangguan gastrointestinal. Gangguan ini merupakan sindrom iritasi pada usus besar. Biasanya menyebabkan beberapa gejala seperti kram perut, diare, dan kembung.

Suara dari dalam perut juga terjadi karena makanan yang tidak sesuai dengan sistem pencernaan kita. Hal ini biasanya menimbukan gas di dalam usus.

Biasanya intoleransi makanan ini terjadi dari makanan yang dikonsumsi tidak sesuai dengan kondisi sistem pencernaan saat itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI