Belajar dari Irfan Hakim, Makan Keripik Pedas Bisa Menyebabkan 4 Gangguan Pencernaan Ini

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 09 Juni 2022 | 14:36 WIB
Belajar dari Irfan Hakim, Makan Keripik Pedas Bisa Menyebabkan 4 Gangguan Pencernaan Ini
Irfan Hakim dan Tanboy Kun makan keripik pedas yang membuatnya masuk rumah sakit. [YouTube deHakims]

Suara.com - Presenter Irfan Hakim dilarikan ke IGD setelah menerima tantangan dari YouTuber Tanboy Kun untuk makan keripik pedas.

Tidak sendiri, beberapa kru Irfan Hakim yang juga mencicipi keripik pedas tersebut dibawa ke rumah sakit. Bahkan, ada salah satu dari kru pingsan akibat memakan keripik pedas.

"Gue bersyukur bisa ada di sini, karena beberapa jam yang lalu gue sempat dibawa ke rumah sakit, ini masih ada bekas infusan, enggak hanya gue, Iqbal, Ali, Zenny juga," ujar Irfan Hakim mengutip dari YouTube deHakims, Kamis (9/6/2022).

Setelah makan keripik pedas, Irfan mengaku muntah serta mulas. Tetapi ia tidak bisa buang air besar walau perutnya sangat sakit.

"Itu lambung gue kayak diperes, ditarik, sebelumnya jantung gue juga kaya deh-degan banget," jelas Irfan Hakim.

Irfan Hakim dilarikan ke rumah sakit gara-gara keripik pedas - (YouTube)
Irfan Hakim dilarikan ke rumah sakit gara-gara keripik pedas - (YouTube)

Makanan pedas memang favorit banyak orang, tetapi makanan ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan.

Dilansir laman Live Strong, berikut gangguan pencernaan yang dipicu oleh makanan pedas:

1. Perut seperti terbakar

Perasaan terbakar disebabkan oleh capsaicin, bahan kimia alami dalam cabai. Ketika capsaicin berkontak dengan lapisan perut, bahan kimia ini akan menempel pada reseptor rasa sakit, memberi sinyal ke otak akan sensasi terbakar atau rasa sakit.

Ahli diet Bonnie Taub-Dix mengatakan bahwa dalam beberapa kasus capsaicin bisa menjadi penyebab utama sakit perut.

Terlalu banyak bumbu lain pemicu pedas juga bisa menyebabkan kondisi lain, seperti maag, refluks asam, dan sindrom iritasi usus besar (IBS).

2. Gastritis dan maag

Dalam beberapa kasus, makanan pedas dapat memperburuk kondisi seperti gastritis dan sakit maag. Umumnya, lapisan perut cukup kuat, tetapi terlalu banyak makan pedas dapat menyebabkan kerusakan dan peradangan, dikenal sebagai gastritis.

Makanan pedas tidak selalu menyebabkan sakit maag, tetapi bisa memicu gejalanya, seperti iritasi lambung. Kondisinya bisa memburuk jika sudah memiliki gangguan pencernaan.

3. Refluks asam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Irfan Hakim Sampai Masuk RS, Tanboy Kun Beberkan Reaksi Deddy Corbuzier Saat Makan Keripik Pedas

Irfan Hakim Sampai Masuk RS, Tanboy Kun Beberkan Reaksi Deddy Corbuzier Saat Makan Keripik Pedas

Entertainment | Kamis, 09 Juni 2022 | 12:55 WIB

Irfan Hakim Dilarikan ke Rumah Sakit Gara-Gara Makan Keripik Terpedas di Dunia

Irfan Hakim Dilarikan ke Rumah Sakit Gara-Gara Makan Keripik Terpedas di Dunia

Jogja | Kamis, 09 Juni 2022 | 12:39 WIB

Agar Tak Ambruk Seperti Irfan Hakim, Ini 5 Tips Menjaga Kesehatan untuk Si Pecinta Pedas

Agar Tak Ambruk Seperti Irfan Hakim, Ini 5 Tips Menjaga Kesehatan untuk Si Pecinta Pedas

Health | Kamis, 09 Juni 2022 | 12:27 WIB

Terkini

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB