Mengapa Begadang Bisa Sebabkan Kematian? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Farah Nabilla

Jum'at, 10 Juni 2022 | 16:09 WIB
Mengapa Begadang Bisa Sebabkan Kematian? Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Mengapa Begadang Bisa Sebabkan Kematian? (unsplash.com)

Suara.com - Seorang gadis membagikan video dirinya di akun tiktok @olszalau yang mengalami koma akibat sering begadang. Di video tersebut, gadis bernama Olsza tersebut mengungkap bahwa dirinya mengalami pendarahan di otak sehingga menyebabkan dirinya menjadi stroke. Lantas kenapa begadang bisa menyebabkan kematian?

Peristiwa viral ini sontak mengundang banyak komentar dari warganet TikTok yang mengaku takut dengan kebiasaan begadang yang lekat dengan kehidupan sehari-hari mereka. Bahkan, beberapa warganet mengaku sudah terbiasa begadang hingga pagi hari.

Lalu, apa yang sebenarnya menyebabkan begadang dapat menyebabkan kematian?

Menyandur dari Verywellhealth.com, tidak tidur dalam waktu yang cukup dapat meningkatkan risiko kematian dini akibat kecelakaan, cedera, atau masalah kesehatan lainnya.

Secara medis, begadang dapat mengurangi waktu otak untuk istirahat. Hal tersebut dapat berdampak negatif jangka pendek pada konsentrasi dan suasana hati kita dalam hari berikutnya. Sedangkan, kebiasaan begadang yang berkepanjangan dan berulang memiliki konsekuensi kesehatan yang serius, seperti peningkatan risiko diabetes dan penyakit jantung.

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan melalui pubmed.ncbi.nlm.nih.gov, gejala yang parah dapat terjadi akibat keseringan begadang adalah halusinasi dan psikosis. Bukan hanya itu, kurang tidur juga dapat membuat kita mengalami gangguan fatal seperti insomnia familial fatal atau insomnia fatal sporadis. P

enyakit ini menyebabkan fungsi organ tubuh melemah dan tidak dapat menerima respons lingkungan dengan baik. Kondisi ini membuat seseorang sangat sulit untuk tidur karena respons tubuh yang melemah. Hal ini yang akhirnya menyebabkan kematian.

Setiap orang membutuhkan waktu tidur tertentu agar dapat berfungsi secara normal. Waktu tidur yang dibutuhkan orang dewasa berbeda dari anak-anak, dan satu orang mungkin membutuhkan lebih banyak atau lebih sedikit daripada yang lain, tergantung dengan kondisi tubuh. Untuk orang dewasa, jumlah rata-rata waktu tidur yang dibutuhkan untuk istirahat adalah tujuh hingga sembilan jam.

Gangguan tidur yang umum seperti sleep apnea atau sindrom kaki gelisah menyebabkan gangguan tidur.Permasalahan kesehatan lain bagi orang yang sering begadang adalah nyeri fisik. Hal ini disebabkan oleh sel-sel tubuh yang harusnya tergantikan saat tidur malah terhambat dan menyebabkan terjadinya gangguan tehadap setiap organ.

baca juga

Bukan hanya dari masalah kesehatan internal yang dapat menyebabkan kematian, namun juga faktor eksternal juga dapat menyebabkan seseorang kehilangan nyawa. Kecelakaan lalu lintas juga sering terjadi akibat supir yang mengendarai kendaraan mengantuk karena begadang dan kasus kecelakaan karena mengantuk ini seolah lekat dengan kehidupan kita.

Konsentrasi yang diperlukan tentunya didapatkan dari istirahat yang cukup dan pola hidup yang sehat. Oleh karena itu, ada baiknya untuk kita menghindari begadang agar tidak memicu berbagai macam penyakit dari kebiasaan buruk tersebut.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Begadang Bisa Sebabkan Kematian? Ini Kata Ketua Satgas IDI

Benarkah Begadang Bisa Sebabkan Kematian? Ini Kata Ketua Satgas IDI

Health | Kamis, 09 Juni 2022 | 14:05 WIB

Perhatian Penting untuk Anak Muda, karena Sering Begadang Wanita Ini Alami Stroke hingga Koma

Perhatian Penting untuk Anak Muda, karena Sering Begadang Wanita Ini Alami Stroke hingga Koma

Jogja | Rabu, 08 Juni 2022 | 15:40 WIB

Viral Perempuan 20 Tahun Terserang Stroke Gara-gara Begadang, Sering Tidur Selepas Subuh

Viral Perempuan 20 Tahun Terserang Stroke Gara-gara Begadang, Sering Tidur Selepas Subuh

Sumbar | Selasa, 07 Juni 2022 | 18:20 WIB

Hits Health: Kena Stroke Gara-Gara Begadang hingga Ruben Onsu Dirawat di ICU

Hits Health: Kena Stroke Gara-Gara Begadang hingga Ruben Onsu Dirawat di ICU

Health | Selasa, 07 Juni 2022 | 10:28 WIB

Ruben Onsu Sakit Darah Rendah dan Deretan Berita Populer Kesehatan Lainnya

Ruben Onsu Sakit Darah Rendah dan Deretan Berita Populer Kesehatan Lainnya

Health | Senin, 06 Juni 2022 | 19:23 WIB

Perempuan 20 Tahun Kena Stroke akibat Begadang, Ingat Lagi 5 Bahaya Kurang Tidur untuk Kesehatan

Perempuan 20 Tahun Kena Stroke akibat Begadang, Ingat Lagi 5 Bahaya Kurang Tidur untuk Kesehatan

Health | Senin, 06 Juni 2022 | 15:07 WIB

Viral Perempuan Usia 21 Tahun Kena Serangan Stroke Karena Sering Begadang, Ini Penjelasan Medisnya

Viral Perempuan Usia 21 Tahun Kena Serangan Stroke Karena Sering Begadang, Ini Penjelasan Medisnya

Health | Senin, 06 Juni 2022 | 12:22 WIB

Lakukan 5 Hal Ini Dijamin Kamu Jarang Begadang, Yuk Dilakukan!

Lakukan 5 Hal Ini Dijamin Kamu Jarang Begadang, Yuk Dilakukan!

Your Say | Kamis, 26 Mei 2022 | 18:43 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB